Kompas.com - 27/07/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi virus. dreamerb/ShutterstockIlustrasi virus.

Penyebab demam virus

Virus adalah agen infeksi yang bisa berkembang biak di dalam sel tubuh.

Sementara demam adalah cara tubuh melawan virus. Banyak virus yang tidak bisa bertahan dalam suhu yang lebih tinggi di dalam tubuh.

Sebagai salah satu cara alami melindungi tubuh dari bahaya kuman seperti virus, otak secara alami memerintahkan bagian tubuh lain untuk meningkatkan suhu tubuh.

Ada banyak cara virus bisa masuk ke dalam tubuh, di antaranya:

  • Inhalasi: percikan cairan dari saluran pernapasan seperti batuk dan bersin penderita yang terinfeksi virus tak sengaja Anda hirup. Contohnya flu atau Covid-19
  • Mulut: makanan dan minuman dapat terkontaminasi virus. Saat Anda memakannya, tubuh bisa terinfeksi. Contohnya norovirus dan enterovirus
  • Gigitan: Serangga dan hewan lain bisa membawa virus. Saat binatang tersebut menggigit tubuh, Anda bisa terinfeksi penyakit. Contohnya DBD dan rabies
  • Cairan tubuh: bertukar cairan tubuh dengan penderita infeksi virus dapat memindahkan penyakit. Contohnya hepatitis B dan HIV

Baca juga: Stres Bisa Sebabkan Demam, Kok Bisa?

Cara mengobati demam virus

Ilustrasi demam berdarah dengue (DBD)Shutterstock Ilustrasi demam berdarah dengue (DBD)
Di banyak kasus, demam karena infeksi virus umumnya tidak memerlukan perawatan khusus.

Tidak seperti penyakit karena infeksi bakteri, penyakit karena infeksi virus tidak bisa diobati dengan antibiotik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai gantinya, pemberian obat ditujukan untuk meringankan gejala penyakit.

Beberapa cara mengobati demam virus yang direkomendasikan di antaranya:

  • Obat penurun panas
  • Istirahat sebanyak mungkin
  • Minum banyak cairan agar tetap terhidrasi
  • Minum obat antivirus

Jika demam suhunya di atas 39 derajat Celsius, ada baiknya Anda segera ke dokter.

Anda juga perlu konsultasi ke dokter apabila demam bayi di atas 38 derajat Celsius.

Apabila gejala demam virus disertai sakit kepala parah, susah bernapas, nyeri dada, sakit perut, sering muntah, ruam, leher kaku, bingung, dan kejang, jangan tunda pergi ke dokter.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X