Kompas.com - 19/08/2020, 09:07 WIB

Pada wanita, ukuran uretra yang lebih pendek membuatnya lebih rentan terkena ISK.

Ukuran uretra yang jauh lebih pendek dibanding laki-laki ini membuat bakteri lebih cepat masuk ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

Jika kondisi ini tidak segera diobati, bakteri dapat menginfeksi ginjal.

Selain bakteri, sistitis juga bisa disebabkan oleh hubungan seksual.

Baca juga: Infeksi Saluran Kemih: Gejala, Penyebab, Komplikasi, hingga Pencegahan

Penyebab lain dari ISK misalnya seperti gen atau virus dapat menimbulkan uretritis.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, wanita lebih rentan mengalami ISK karena ukuran uretra mereka. Hal ini juga membuat wanita bisa mengalami infeksi lebih dari satu kali.

Selain anatomi tubuh tersebut, beberapa faktor yang meningkatkan risiko mengalami ISK pada perempuan di antaranya:

1. Hubungan seksual yang tidak aman

Saat berhubungan seksual, saluran kemih perempuan mendapatkan tekanan. Hal ini dapat membuat bakteri yang berada di sekitar anus berpindah ke kandung kemih.

Selain itu, sebagian besar perempuan akan memiliki bakteri dalam urin setelah melakukan hubungan seksual. Bekteri ini biasanya akan menghilang dalam waktu 24 jam, tapi pada beberapa kasus bisa lebih lama.

Inilah mengapa kencing setelah berhubungan seksual dianjurkan untuk perempuan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.