Kompas.com - 23/09/2020, 15:06 WIB
Ilustrasi olahraga mengenakan masker shutterstockIlustrasi olahraga mengenakan masker

KOMPAS.com - Berlari, mendaki gunung, dansa, atau bersepeda adalah jenis olahraga kardio yang sering dilakukan banyak orang.

Olahraga kardio atau aerobik merupakan jenis olahraga yang bisa memacu detak jantung dan memompa darah lebih cepat.

Jenis olahraga ini juga membantu mengalirkan lebih banyak oksigen ke tubuh sehingga jantung dan paru-paru terjaga kesehatannya.

Menurut ahli fisiologi klinis dari Cleveland Cinic, Erik Van Interson, manfaat olahraga kardio tak hanya baik untuk jantung dan paru-paru kita.

Itu sebabnya, ia menyarankan kita untuk rutin melakukan jenis olahraga ini.

“Cobalah melakukan latihan kardio 30 menit sebanyak lima kali atau lebih dalam seminggu untuk mendapatkan manfaat maksimal," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jenis Olahraga Terbaik untuk Atasi Skoliosis

Berikut berbagai jenis manfaat olahraga kardio yang sayang dilewatkan:

1. Menyehatkan otak dan persendian

Latihan kardio bermanfaat bagi kesehatan otak dan sendi. Riset membuktikan olahraga kardio bisa mengurangi risiko demensia, berapa pun usia Anda.

Manfaat lain olahraga kardio bagi otak dan sendi antara lain:

  • meningkatkan aliran darah dan menurunkan risiko terkena stroke
  • meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir
  • mencegah penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia
  • membantu melindungi diri dari penyakit Alzheimer
  • melawan osteoporosis dan mengurangi kemungkinan patah tulang pinggul
  • membantu mengatasi ketidaknyamanan artritis dan mempertahankan rentang gerak sendi.

2. Manfaat untuk kulit, otot dan berat badan

Aktif berolahraga membantu meningkatkan sirkulasi, yang membuat kulit lebih bersih dan lebih sehat.

Olahraga kardio juga membantu meningkatkan suplai oksigen sehingga memungkinkan otot bekerja lebih keras.

Seiring waktu, latihan kardio secara teratur memungkinkan otot beradaptasi dengan peningkatan beban kerja.

Jika dikombinasikan dengan pola makan sehat, olahraga kardio juga membantu membakar kalori lebih banyak sehingga memicu penurunan berat badan.

3. Meningkatkan kesehatan paru-paru dan sirkulasi darah

Olahraga kardio membantu meningkatkan kontrol gula darah, mengurangi stres pada organ vital dan mengurangi risikodiabetes tipe 2.

Jenis olahraga ini juga membantu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan lemak darah.

Selain itu, olahraga kardio membantu mengurangi kelelahan dan sesak napas pada masalah paru-paru kronis.

Baca juga: Tips Diet dan Olahraga untuk Menghilangkan Lemak Perut

4. Meningkatkan fungsi seksual

Olahraga kardio juga membantu mengurangi risiko disfungsi ereksi pada pria dan meningkatkan gairah seks wanita.

Riset juga membuktikan rutin melakukan kardio membantu mengatasu masaah ereksi dan meningkatkan kesejahteraan seksual pada wanita.

5. Memperbaiki suasana hati

Aktif berolahraga juga membantu meningkatkan suasana hati. Selain itu, olahraga juga membantu memelpaskan hormon serotonin, dopamin, dan norepinefrin.

Semua jenis hormon tersebut membantu meningkatkan perasaan bahagian.

6. Meningkatkan kualitas tidur dan energi

Olahraga kardio membuat tubuh melepaskan endorfin yang memicu peningkatan energi.

Selain itu, jenis olahraga ini juga bisa meningkatkan kualitas tidur dan meningkatka siklus tidur REM.

Namun, pastikan untuk tidak melakukan olahraga berat mendekati waktu tidur karena bisa menunda rasa kantuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sifilis

Sifilis

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Health
Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.