Kompas.com - 23/09/2020, 13:31 WIB
Ilustrasi kolesterol tinggi ShutterstockIlustrasi kolesterol tinggi

KOMPAS.com - Kolesterol kerap kali dicap sebagai zat jahat penyebab munculnya berbagai penyakit berbahaya.

Padahal tidak demikian jika kadar kolesterol di dalam tubuh dalam batas normal.

Melansir Health Line, kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang dihasilkan oleh tubuh dengan beragam fungsi, seperti:

  • Membantu membuat hormon seks
  • Memproduksi hormon korteks adrenalin
  • Membantu memproduksi vitamin D
  • Membuat garam empedu yang membantu usus untuk menyerap lemak
  • Pelindung sel
  • Menjaga fungsi otak

Baca juga: 4 Gejala Kolesterol Tinggi dan Cara Mengatasinya

Tapi, jika kadarnya terlalu tinggi, kolesterol dalam aliran darah bisa sangat berbahaya bagi tubuh.

Kelebihan kolesterol bisa menyebabkan zat ini bereaksi dengan zat-zat lain dalam tubuh dan mungkin akan mengendap dalam pembuluh darah arteri.

Pada gilirannya, kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung maupun serangan jantung.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Kolesterol Tinggi? Lakukan 5 Perubahan Gaya Hidup Ini
Kolesterol tinggi dapat membahayakan tubuh karena berisiko menimbulkan penyakit jantung hingga stroke, maka kenali cara pengendaliannya berikut.
Bagikan artikel ini melalui

Selain penyakit jantung koroner, tingkat kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit stroke dan buruknya sirkulasi darah.

Melansir laman resmi Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI, kadar kolesterol normal yang baik adalah <200 mg/dL untuk orang dewasa.

Sementara, kadar kolesterol total (gabungan dari jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat, dan trigliserida) yang mencapai angka 200-239 mg/dL masuk kategori agak tinggi.

Baca juga: Berapa Kadar Kolesterol Normal dalam Darah?

Sedangkan, kadar kolesterol yang mencapai angka >249 mg/dL dapat dikatakan kolesterol tinggi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
Gangguan Penyimpanan Lisosom

Gangguan Penyimpanan Lisosom

Penyakit
3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

Health
Pusar Bau

Pusar Bau

Penyakit
4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

Health
Kuku Kaki Bergelombang

Kuku Kaki Bergelombang

Penyakit
9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

Health
Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Health
9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

Health
Infeksi Virus

Infeksi Virus

Penyakit
8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.