Kompas.com - 09/09/2020, 18:04 WIB
Ilustrasi skoliosis SHUTTERSTOCKIlustrasi skoliosis

KOMPAS.com - Skoliosis biasanya terjadi karena kondisi tulang belakang yang melengkung ke samping.

Hal ini bisa memicu nyeri, tulang melemah, dan mengubah cara berjalan. Gangguan tulang belakang ini bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti berikut:

  • gangguan sistem sarah yang mempengaruhi gerakan, belajar, mendengar, melihat, dan berpikir.
  • distrofi otot atau kelainan genetik yang menyebabkan otot melemah
  • cacat lahir yang mempengaruhi tulang belakang
  • cedera atau infeksi tulang belakang.

Baca juga: Olahraga Terbaik untuk Menghilangkan Lemak Perut

Bagaimana cara mengtasainya?

Melansir data Scoliosis Reduction Center, olahraga merupakan komponen penting untuk mengobati kondisi ini.

Selain membantu meredakan efek samping yang ditimbulkan, olahraga juga membantu menjaga kondisi mental penderita skoliosis.

Aktivitas fisik ini membantu mereka yang berjuang melawan skoliosis kembali percaya bahwa gangguan tulang belakang yang mereka alami bukanlah pembatas dalam hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Olahraga juga membantu meningkatkan kekuatan, kelenturan, dan kesehatan secara keseluruhan.

Namun, tidak semua jenis olahraga bisa memberikan manfaat tersebut untuk penderita skoliosis.

Pasalnya, beberapa jenis olahraga tertentu bisa memperburuk gejala atau meningkatkan risiko cedera sekunder.

Berikut berbagai jenis olahraga yang tidak boleh dilakukan penderita skoliosis:

  • sepak bola atau berbagai jenis olahraga yang memerlukan kontak tinggi
  • balet dan senam karena bisa meningkatkan cedera pada tulang belakang
  • peregangan batang tubuh secara berulang
  • olahraga yang membuat tulang belakang terpapar benutan berulang seperti lari jarak jauh di permukaan keras, menunggang kuda, atau trampolin.

Sementara itu, olahraga yang dianjurkan untuk penderita skoliosis antara lain:

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Mata
Nyeri Mata
PENYAKIT
Anemia
Anemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.