Kompas.com - 29/09/2020, 10:34 WIB
Ilustrasi pemeriksaan penyakit jantung koroner atau arteri koroner. Ilustrasi pemeriksaan penyakit jantung koroner atau arteri koroner.

Bagi Anda yang banyak melakukan pekerjaan dengan duduk, ada baiknya untuk melakukan olahraga ringan di sela pekerjaan selama beberapa menit.

Olahraga ringan juga dapat menjadi peregangan yang membuat Anda kembali fokus.

Namun, Anda juga perlu memperhatikan durasi aktivitas fisik yang dilakukan.

Baca juga: 10 Gejala Awal Penyakit Jantung pada Wanita yang Tak Boleh Diabaikan

Melansir dari heart.org, orang dewasa perlu mendapatkan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang atau 75 menit aktivitas berat setiap minggu.

Sedangkan menurut CDC, anak-anak dan remaja semaiknya mendapatkan aktivitas fisik selama 1 jam setiap hari.

Aktivitas fisik dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah.

3. Konsumsi makanan sehat

Makanan dapat menjadi sumber nutrisi sekaligus sumber penyakit.

Jika kita mengonsumsi makanan sehat, tentu tubuh menjadi lebih bugar. Sebaliknya, jika konsumsi makanan cepat saji yang tinggi lemak dapat membebani kinerja jantung.

Anda bisa membuat menu makan sehat dengan membatasi produk olahan, minuman manis, natrium tinggi, lemak jenuh, dan lemak trans.

Dikutip dari CDC, makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans dapat menyebabkan penyakit jantung.

Halaman:

Sumber CDC,Heart.org
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X