Kompas.com - 04/10/2020, 12:06 WIB
Ilustrasi tidur, kantuk di siang hari FreepikIlustrasi tidur, kantuk di siang hari

KOMPAS.com - Semua orang pasti ingin punya tubuh ideal. Namun, mengatur pola makan dan rutin olahraga saja tak cukup untuk mendapatkan tubuh ideal.

Ada hal sederhana namun berdampak besar yang kerap diabaikan oleh orang-orang yang ingin memiliki tubuh ideal, yakni tidur yang cukup.

Tidur yang cukup sudah sejak lama terbukti menjaga kesehatan fisik dan mental kita.

Menurut laporan laman Sleep Advisor, peningkatan obesitas di masa kanak-kanak sebagian besar juga disebabkan oleh kurangnya waktu tidur yang cukup.

Baca juga: 3 Bahaya Tidur Tengkurap yang Tak Bisa Disepelekan

Riset yang dipublikasikan dalam Science Advances juga membuktikan kurang tidur bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, apa kaitan antara obesitas dan kualitas tidur?

Dalam riset yang diterbitkan di Science Advances, peneliti menemukan adanya perubahan metilasi DNA atau proses yang mengatur ekspresi gen.

Perubahan metilasi DNA tersebut terkait erat dengan obesitas dan diabetes tipe 2, serta gen yang mengatur fungsi jaringan adiposa.

Jaringan adiposa adalah organ kunci yang terkait dengan banyak efek negatif pada tubuh yang berasal dari gangguan tidur dan ritme sirkadian

Alhasil, kondisi tersebut bisa menganggu fungsi metabolisme dan meningkatkan risiko obesitas.

Selain itu, kurang tidur juga bisa meningkatkan risiko obesitas dengan cara berikut:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X