Kompas.com - 06/11/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi nyeri payudara. SHUTTERSTOCKIlustrasi nyeri payudara.

KOMPAS.com - Premenstrual syndrome atau PMS adalah serangkaian kombinasi gejala yang muncul jelang satu sampai dua minggu sebelum wanita haid.

Menurut Women's Health, sebanyak 90 persen wanita pernah mengalami sindrom pra-menstruasi atau premenstrual syndrom menjelang haid.

Wanita bisa mengalami PMS dengan derajat gejala berbeda, bisa ringan sampai perlu beristirahat untuk sementara waktu.

Berikut penjelasan lebih lanjut arti PMS, tanda-tanda PMS, sampai cara meredakan sakit karena PMS.

Baca juga: Kenapa Payudara Terasa Sakit dari Masa Subur sampai Menjelang Haid?

Apa itu PMS?

Sindrom pra-menstruasi atau PMS adalah kombinasi dari gejala fisik dan emosional yang dialami wanita sebelum haid.

PMS muncul setelah masa ovulasi atau terlepasnya sel telur dari indung telur, sampai sebelum haid.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Apa itu PMS pada Wanita?
Sebanyak 90 persen wanita mengalami sindrom pra-menstruasi (PMS). Berikut tanda-tanda sampai cara meredakan gejalanya...
Bagikan artikel ini melalui

Pada momentum itu, wanita yang tidak dibuahi atau tidak hamil mengalami penurunan hormon estrogen dan progesteron secara drastis.

Penelitian membuktikan, sebanyak tiga dari empat wanita mengalami PMS paling tidak sekali seumur hidup.

Baca juga: 10 Penyebab Haid Terlambat Selain Hamil

Kabar baiknya, sebagian besar wanita hanya mengalami gejala PMS yang ringan.

Wanita yang mengalami gejala PMS parah kurang dari lima persen. Kondisi tersebut bisa dipicu gangguan dysphoric pramenstruasi.

PMS umumnya dialami wanita:

  • Memiliki tingkat stres tinggi
  • Berasal dari keluarga yang punya riwayat depresi
  • Punya riwayat depresi atau depresi pasca-melahirkan

Gejala PMS umumnya juga memburuk seiring pertambahan usia. Wanita berusia akhir 30-an dan 40-an, atau yang mendekati masa menopause bisa mengalami PMS lebih berat.

Baca juga: Cara Melancarkan Haid yang Terlambat

Gejala dan tanda-tanda PMS

Ilustrasi haid, menstruasiShutterstock Ilustrasi haid, menstruasi
Tanda-tanda PMS pada wanita bisa berupa gejala fisik maupun emosional.

Gejala dan tanda PMS secara fisik di antaranya:

  • Payudara membengkak dan lebih lunak
  • Sembelit atau diare
  • Perut kembung dan terasa banyak gas
  • Kram
  • Sakit kepala atau sakit punggung
  • Lebih peka pada cahaya dan suara bising
  • Muncul jerawat

Baca juga: Minum Soda Dapat Mempercepat Haid yang Terlambat, Mitos atau Fakta?

Sedangkan tanda-tanda PMS secara emosional di antaranya:

  • Mudah marah
  • Merasa kelelahan
  • Susah tidur atau ingin tidur terus
  • Susah konsentrasi dan mudah lupa
  • Mudah cemas
  • Sedih dan jadi gampang menangis
  • Suasana hati mudah berubah

Konsultasikan ke dokter apabila gejala dan tanda-tanda PMS di atas sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Cara Meredakan Sakit Perut Karena Haid

Cara meredakan sakit karena PMS

PMS sebenarnya bukan penyakit, namun bisa menimbulkan rasa sakit atau kurang nyaman sampai mengganggu kegiatan sehari-hari.

Tapi, jangan khawatir. Melansir WebMD, banyak cara meredakan sakit karena PMS yang bisa dijajal. Antara lain:

  • Olahraga sedikitnya 30 menit per hari
  • Pastikan mengonsumsi biji-bijian, buah, dan sayur dalam menu sehari-hari
  • Konsumsi asupan yang mengandung kalsium seperti susu, bayam, dan salmon
  • Hindari garam, kafein, dan alkohol berlebihan
  • Banyak istirahat
  • Kelola stres

Jika sakit PMS terasa mengganggu, minta dokter untuk memberikan obat untuk mengatasinya.

Selain itu, diskusikan dengan dokter terkait perlu atau tidaknya tambahan vitamin dan mineral seperti asam folat, magnesium, vitamin B-6, vitamin E, dan vitamin D.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kesemutan
Kesemutan
PENYAKIT
Kelelahan
Kelelahan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.