Gangguan Kecemasan Picu Komplikasi Serius, Begini Cara Mencegahnya

Kompas.com - 21/11/2020, 14:08 WIB
Ilustrasi cemas, depresi KatarzynaBialasiewiczIlustrasi cemas, depresi

KOMPAS.com - Anxiety disorder atau gangguan kecemasan merupakan salah satu kondisi medis yang tak bisa disepelekan.

Pasalnya, kondisi ini bisa membuat penderitanya sulit melakoni aktivitas sehari-hari hingga mengganggu produktivitas.

Ada beberapa faktor yang bisa memicu gangguan kecemasan. Berikut faktor tersebut:

- Trauma

Trauma bisa disebabkan karena pelecehan, pengalaman traumatis langsung atau peristiwa traumatis yang pernah disaksikan.

Penyebab trauma dapat terjadi kapan saja dalam kehidupan seseorang, bahkan sejak masa kanak-kanak.

- Stres

Kehidupan manusia pasti tak luput dari berbagai masalah yang memicu stres. Akan tetapi, stres yang berlangsung jangka panjang bisa memicu gangguan kecemasan.

- Gangguan kesehatan mental lainnya

Gangguan kesehatan mental lain, seperti depresi, juga bisa memicu gangguan kecemasan.

Seringkali, gangguan kecemasan dan depresi terjadi bersama dan sulit dibedakan.

Keduanya juga bisa memicu isomnia, sulit berkonsentrasi, dan perasaan cemas.

Baca juga: 5 Cara Mudah Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Komplikasi

Jika dibiarkan berlaru-larut, gangguan kecemasan bisa memicu komplikasi serius.

Komplikasi yang terjadi bisa berpengaruh pada kondisi fisik. Berikut masalah fisik yang bisa terjadi akibat gangguan kecemasan:

  • masalah pencernaan atau usus, seperti sindrom iritasi usus besar atau tukak
  • sakit kepala dan migrain
  • gangguan tidur dan insomnia
  • gangguan kesehatan jantung
  • penyakit kronis.

Pencegahan

Mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Apalagi, belum diketahui pasti apa yang bisa memicu gangguan kecemasan.

Itu sebabnya, kita harus melakukan pencegahan sedini mungkin sebelum hal itu terjadi.

Berikut cara mencegah gangguan kecemasan:

1. Cari bantuan lebih awal

Kecemasan, seperti banyak kondisi kesehatan mental lainnya, bisa lebih sulit diobati jika dibiarkan berlarut-larut.

Itu sebabnya, tak ada salahnya kita mencari bantuan lebih awal jika sudah merasakan cemas yang berlebihan.

2. Buat jurnal

Menulis jurnal membantu mengidentifikasi apa yang memicu stres. Dengan cara ini, kita bisa menemukan langkah tepat untuk melakukan manajemen stres.

Baca juga: 9 Makanan untuk Bantu Mengatasi Kecemasan

3. Buat prioritas

Kita bisa mengurangi kecemasan dengan mengatur waktu dan energi secara cermat.

4. Hindari konsumsi zat berbahaya

Penggunaan alkohol, narkoba dapat memperburuk kecemasan. Asupan nikotin dan kafein berlebihan juga bisa memicu efek yang sama.

Mengonsumsi zat tersebut secara berlebihan biasanya akan membuat ktia kecanduand an sulit menghentikannya.

Jika sulit untuk menghentikan kebiasaan tersebut, segera temui dokter untuk mencari solusi terbaik.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Health
7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

Health
14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

Health
8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Health
Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Health
6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

Health
14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Health
8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

Health
5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

Health
8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Health
Apa itu Operasi Lasik Mata?

Apa itu Operasi Lasik Mata?

Health
13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Health
7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X