Kompas.com - 08/01/2021, 06:06 WIB

KOMPAS.com - Hipertiroid adalah kondisi saat kadar hormon tiroid yang diproduksi tubuh terlalu berlebihan.

Penyakit hipertiroid juga dikenal dengan gangguan kelenjar tiroid yang terlalu aktif.

Menurut American Thyroid Association, kelenjar tiroid adalah kelenjar berbentuk mirip kupu-kupu yang terletak di leher depan bagian bawah.

Fungsi kelenjar tiroid adalah membuat hormon tiroid yang disekresikan ke dalam darah lalu dibawa ke setiap jaringan tubuh.

Baca juga: Jenis Penyakit yang Menyerang Kelenjar Tiroid

Hormon tiroid memainkan peran penting dalam metabolisme tubuh dan menunjang kinerja organ.

Gunanya untuk membantu tubuh menggunakan energi, menjaga tubuh tetap hangat, mengatur kadar kalsium dalam darah, sampai menunjang kinerja otak, otot, sampai jantung.

Melansir Mayo Clinic, penyebab hipertiroid utamanya berasal dari tiga hal, yakni:

  • Graves’ disease atau penyakit autoimun yang membuat sistem daya tahan tubuh merangsang kelenjar tiroid memproduksi hormon berlebihan
  • Nodul tiroid atau tumbuhnya benjolan di sekitar kelenjar tiroid, terkadang benjolan ini memicu bengkaknya kelenjar tiroid
  • Peradangan kelenjar tiroid atau tiroiditis
  • Konsumsi yodium berlebihan

Penyakit hipertiroid lebih rentan menyerang penderita penyakit diabetes tipe 1, anemia pernisiosa, dan gangguan kelenjar adrenal.

Saat jumlah hormon tiroid yang beredar di dalam tubuh berlebihan, seseorang bisa mengalami beragam gejala hipertiroid.

Baca juga: 10 Gejala Kelenjar Tiroid Bermasalah, Tak Hanya Benjolan di Leher

Gejala hipertiroid

Dilansir dari Cleveland Clinic, terdapat beberapa gejala hipertiroid yang dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh, antara lain:

  • Detak jantung cepat
  • Sering gemetaran dan gugup
  • Berat badan turun tanpa sebab jelas
  • Nafsu makan meningkat
  • Diare dan sering buang air besar
  • Pandangan jadi berbayang
  • Siklus haid berubah
  • Tidak tahan panas dan keringat berlebih
  • Mengalami gangguan tidur
  • Kelenjar tiroid di leher membengkak
  • Rambut rontok dan mudah rapuh
  • Mata melotot
  • Lemah otot

Jika Anda mengalami beberapa ciri-ciri hipertiroid di atas, segera konsultasikan ke dokter.

Gejala hipertiroid bisa muncul dengan lambat, tapi ada juga yang tiba-tiba merasakan serangkaian rasa tidak nyaman di atas.

Baca juga: Bagaimana Gangguan Tiroid bisa Memengaruhi Penyakit Jantung?

Komplikasi hipertiroid

Penyakit hipertiroid dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh karena terkait metabolisme.

Komplikasinya juga dapat memengaruhi sistem vaskular pada jantung sampai sistem kerangka pada tulang, antara lain:

  • Jantung berdebar-debar karena proses metabolisme yang berlangsung cepat
  • Tulang jadi lebih rapuh dan rentan terkena osteoporosis
  • Gangguan penglihatan
  • Kulit kemerahan dan bengkak, terutama di kaki dan area tulang kering
  • Badai tiroid

Komplikasi hipertiroid yang sampai badai tiroid termasuk kondisi darurat medis.

Gejala hipertiroid sampai badai tiroid ini antara lain detak jantung sangat cepat dan demam tinggi. Segera bawa penderita ke dokter untuk menanggulangi masalah kesehatan ini.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.