Kompas.com - 07/01/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi melahirkan SHUTTERSTOCK/Natalia DeriabinaIlustrasi melahirkan

KOMPAS.com - Tubuh wanita mengalami banyak perubahan selama kehamilan. Dan perubahan itu bisa saja trus terjadi meski telah melalui proses persalinan.

Tubuh membutuhkan waktu untuk pulih. Itu artinya, wanita kemungkinan masih memhalami gejala selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu usai bersalin.

Salah satu gejalanya adalah pendarahan pascamelahirkan atau pendarahan postpartum.

Baca juga: Bahaya Fenomena Fajar untuk Pasien Diabetes dan Cara Mengatasinya

Apa penyebabnya?

Pendarahan usai melahirkan juga dikenal dnegan istilah lokia. Kondisi ini umum terjadi selama masa nifas, tepatnya selama empat hingga enam minggu usai persalinan.

Cairan yang dikeluarkan selama lokia biasanya mengandung:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • darah
  • potongan lapisan rahim
  • lendir
  • sel darah putih.

Pendarahan ini disebabkan oleh pelepasan dan pemulihan lapisan rahim.

Pada awalnya, lokia akan sebagian besar berisi darah. Seiring berjalannya waktu, darah akan berkurang dan berganti dengan lendir.

Anda mungkin akan melihat lebih banyak lendir daripada darah.

Bagi wanita yang melahirkan melalui pervaginam, pendaragan biasanya terjadi darah yang keluar biasanya berwarna cerah atau merah tua selama satu hingga tiga hari pertama setelah persalinan.

Pendarahan juga bisa diikuti dengan keluarnya gumpalan seukuran anggur hingga buah prune.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X