Kompas.com - 21/01/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Bronkitis adalah penyakit iritasi dan peradangan pada saluran udara yang membawa udara keluar dan masuk paru-paru.

Umumnya, bronkitis dikenal dengan dua jenis yaitu bronkitis akut dan bronkitis kronis. Kedua penyakit ini memiliki gejala serupa, sepeti batuk kering dan sesak napas.

Bronkitis akut dan bronkitis kronis adalah dua penyakit berbeda. Perbedaan keduanya ada di jangka waktu sakit.

Baca juga: Penyebab Bronkitis dan Cara Mengatasinya

Bronkitis akut adalah penyakit jangka pendek yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Bila Anda didiagnosis bronkitis akut, Anda bisa berharap bisa sembuh dalam beberapa hari atau minggu.

Sedangkan bronkitis kronis adalah penyakit serius yang hinggap di tubuh seumur hidup.

Gejala bronkitis

Bronkitis akut dan kronis memilik gejala yang sama karena keduanya disebabkan oleh peradangan di area bronkus. Tanda dan gejala umum kedua bronkitis itu meliputi:

  • Batuk terus menerus, mengeluarkan lendir kental. Lendir ini bisa berubah warna dan bercampur dengan air liur.
  • Sesak napas
  • Dada terasa sesak
  • Demam ringan
  • Mengi
  • Kelelahan

Bronkitis akut biasanya dimulai dengan pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam ringan. Kebanyakan kasus bronkitis akut berlangsung antara 3 hingga 10 hari.

Bronkitis kronis ditandai dengan batuk yang terus-menerus selama 3 bulan hingga 2 tahun. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan tapi gejalanya bisa diatasi.

Kapan harus ke dokter?

Pihak yang berwenang menentukan penyakit bronkitis yang diderita, idealnya, adalah dokter. Kapan harus ke dokter?

Baca juga: 9 Gejala Bronkitis yang Perlu Diwaspadai

  1. Bila Anda memiliki gejala bronkitis akut tapi tidak segera membaik selama 3 hari, segera hubungi dokter Anda.
  2. Bila batuk berlangsung selama lebih dari 4 hingga 6 minggu setelah diagnosis awal dokter, segera kembali ke dokter.
  3. Saat gejala terasa membaik lalu kemudian memburuk atau terdapat gejala baru, segera hubungi dokter. Sebab kemungkinan terjadi infeksi lain dan perlu segera mendapat penanganan medis.
  4. Saat merasa tidak bisa bernapas padahal sedang menjalankan aktivitas fisik minimal, segera hubungi dokter.
  5. Saat muntah darah atau meludah darah, segera hubungi dokter.
  6. Saat tangan dan kaki bengkak, segera dapatkan intervensi medis. Hal ini adalah gejala masalah pernapasan atau jantung yang serius.

Perawatan bronkitis

Perawatan bronkitis yang mungkin disarankan dokter adalah beristirahat, minum air putih, dan meminum obat seperti ibuprofen.

Konsumsi obat akan membantu meredakan batuk dan nyeri. Pada bronkitis akut, penyakit ini akan hilang dengan sendirinya.

Sedangkan pada bronkitis kronis, gejala bisa hilang atau membaik sementara waktu. Kemudian, gejala tersebut akan kembali memburuk.

Beberapa tindakan yang bisa membantu meringankan bronkitis kronis adalah:

Baca juga: 6 Cara Merawat Organ Pernapasan Agar Tetap Sehat

  • Konsumsi obat batuk. Batuk sebenarnya berfungsi untuk mengeluarkan lendir dari saluran bronkial. Obat batuk bisa membantu meringankan batuk dan mengeluarkan lendir.
  • Konsumsi madu. Mengonsumsi madu sebanyak 2 sendok makan secara rutin dapat membantu meredakan batuk.
  • Memakai humidifier. Rutin memakai humidifier membantu meningkatkan aliran udara, meredakan mengi, dan mengencerkan lendir.
  • Memakai bronkodilator. Alat ini bisa membantu membuka saluran bronkial dan membersihkan lendir.
  • Obat anti-inflamasi dan steroid. Obat-obat ini dapat membantu mengurangi peradangan yang dapat membuat kerusakan jaringan tubuh.
  • Terapi oksigen. Pada kasus bronkitis yang parah, terapi oksigen dapat membantu penderita lebih mudah bernapas.

Selain hal tersebut di atas, perubahan perilaku juga menjadi kunci mengobati dan mencegah bronkitis. Beberapa perubahan perilaku yang bisa dilakukan adalah:

  • Berhenti merokok dan menghindari terpapar polusi/asap kendaraan bermotor.
  • Berolahraga untuk memperkuat otot dada untuk membantu pernapasan.
  • Memperbaiki teknik pernapasan atau menjalankan latihan pernapasan.
  • Memakai masker saat kontak dengan area yang tingkat polusi udaranya tinggi.
  • Sering mencuci tangan untuk terhindar dari paparan virus, kuman, atau bakteri.

Beda bronkitis akut dan kronis

Bronkitis akut adalah kondisi umum dan bisa terjadi pada siapa saja. Penyakit ini memang bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari atau pekan.

Sedangkan bronkitis kronis adalah penyakit yang berkelanjutan. Apabila seseorang terpapar polusi udara, seperti merokok dan asap kendaraan, gejala-gejala bronkitis kronis akan terjadi dan memburuk.

Baca juga: Sistem Pernapasan: Fungsi, Organ, Cara Menjaga agar Tetap Sehat

Oleh sebab itu, apabila Anda memiliki kekhawatiran dan kemungkinan gejala bronkitis, segera hubungi dokter untuk mendapat tindakan medis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.