Kompas.com - 22/01/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi bayi sedang menikmati camilan. PIXABAY/DhanelleIlustrasi bayi sedang menikmati camilan.

KOMPAS.com - Banyak orangtua bingung kapan saatnya memberikan bayi mereka makanan padat.

Pasalnya, terlalu cepat memberikan makanan pada pada bayi bisa menyebabkan hal berikut:

  • Menyebabkan bayi mendapatkan terlalu banyak atau tidak cukup kalori atau nutrisi.
  • Meningkatkan risiko bayi mengalami obesitas.
  • Beresiko makanan tersedot ke jalan nafas (aspirasi).

Baca juga: Meski Kaya Gizi, Mengapa Susu Sapi Tak Bisa Diberikan Pada Bayi?

Di sisi lain, terlambat memberikan makanan pada bisa menyebabkan pertumbuhan bayi terhambat, bayi kekurangan zat bezi, dan menunda fungsi motorik oral.

Data Mayo Clinic menyebutkan, usia terbaik untuk memberikan bayi makanan padat adalah usia empat hingga enam bulan.

Pada usia tersebut, bayi sudah mulai mengguakan lidahnya untuk mendorong makanan keluat dari mulutnya dan mulai mengembangkan koordinasi untuk membantu menelan makanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di usia 6 bulan juga bayi membutuhkan makanan pendamping untuk mendukung pertumbuhan, memuaskan rasa lapar dan membantu memenuhi kebutuhan energi dan gizi.

Untuk bayi yang diberi ASI eksklusif, menunggu hingga usia 6 bulan sebelum memperkenalkan makanan padat dapat membantu memastikan bahwa mereka mendapatkan manfaat kesehatan sepenuhnya dari pemberian ASI.

Meskipun bayi sudah mulai diberikan makanan padat atau makanan pendamping ASI, ibu tetap harus memberikan ASI atau susu formula.

“ASI atau susu formula akan selalu menjadi sumber nutrisi utama mereka hingga mereka berusia satu tahun," ucap dokter anak Noah Schwartz.

Semua makanan yang dinerikan untuk si kecil hanyalah berfungsi untuk membantu mengembangkan selera mereka.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X