Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/01/2021, 13:05 WIB

KOMPAS.com - Ginjal adalah sepasang organ seukuran kepalan tangan yang terletak di bagian bawah tulang rusuk.

Terdapat satu ginjal di setiap sisi tulang belakang.

Meski berbentuk kecil, organ ginjal pada kenyatannya memiliki peran penting dalam tubuh.

Baca juga: 13 Gejala Penyakit Ginjal Kronis yang Perlu Diwaspadai

Merangum WebMD, ginjal yang sehat di antaranya dibutuhkan untuk:

  • Terutama bertanggung jawab menyaring produk limbah, kelebihan air, dan kotoran lain dari darah. Racun ini disimpan di kandung kemih dan kemudian dikeluarkan saat buang air kecil
  • Menjaga keseimbangan air dan mineral, seperti natrium, kalium, dan fosfor dalam darah
  • Menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah dan mengontrol produksi sel darah merah
  • Ginjal bahkan mengaktifkan bentuk vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium

Mengingat banyak fungsinya, kesehatan ginjal harus terus dijaga.

Penyakit ginjal sendiri dapat menyebabkan masalah kesehatan lain, termasuk tulang lemah, kerusakan saraf, dan kekurangan gizi.

Jika penyakitnya semakin parah dari waktu ke waktu, ginjal bukan tidak mungkin bisa berhenti bekerja sepenuhnya.

Artinya, dialisis akan dibutuhkan untuk menjalankan fungsi ginjal.

Dialisis adalah perawatan yang menyaring dan memurnikan darah menggunakan mesin.

Dialisis tidak bisa menyembuhkan penyakit ginjal, tapi hanya bisa memperpanjang hidup penderita.

Baca juga: 5 Penyebab Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

Penyebab penyakit ginjal

Meskipun pengobatan yang efektif mungkin tersedia untuk banyak penyakit ginjal, orang-orang terkadang tidak menyadari bahwa penyakit ginjal sering kali dapat dicegah.

Merangkum National Kidney Foundation, berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab penyakit ginjal:

1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2 tercatat menjadi dua penyebab utama gagal ginjal atau penyakit ginjal tahap akhir.

Ketika kedua penyakit ini dikendalikan oleh pengobatan, penyakit ginjal yang terkait sering kali dapat dicegah atau diperlambat.

Baca juga: Berapa Tekanan Darah Normal pada Orang Dewasa?

Banyak obat efektif tersedia untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Selain itu, perubahan gaya hidup sehat, seperti menurunkan berat badan dan olahraga teratur, seringkali membantu mengontrol, dan bahkan dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi.

2. Diabetes

Kontrol gula darah yang cermat pada penderita diabetes dapat membantu mencegah komplikasi, seperti penyakit ginjal, penyakit jantung koroner, dan stroke.

Ketika penderita diabetes mengaitkan tekanan darah tinggi, obat khusus yang disebut penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE) dilaporkan dapat membantu melindungi fungsi ginjal mereka.

3. Glomerulonefritis

Penyebab utama penyakit ginjal stadium akhir lainnya adalah glomerulonefritis, penyakit yang merusak unit penyaringan ginjal yang disebut glomeruli.

Dalam banyak kasus, penyebab penyakit ini tidak diketahui, tetapi beberapa kasus mungkin diturunkan (faktor riwayat keluarga) dan yang lainnya dapat dipicu oleh infeksi.

Baca juga: 21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

4. Penyebab lainnya

Beberapa penyakit lain yang dapat memengaruhi ginjal, termasuk infeksi, batu ginjal, dan penyakit bawaan seperti penyakit ginjal polikistik.

Ginjal juga dapat rusak karena penggunaan obat pereda nyeri yang dijual bebas secara berlebihan dan dengan mengonsumsi obat-obatan terlarang seperti heroin.

Beberapa penyakit ini bisa disembuhkan.

Dalam kasus lain, perawatan dapat membantu memperlambat penyakit dan memperpanjang umur.

Penyakit ginjal stadium akhir terjadi ketika sekitar 90 persen fungsi ginjal telah hilang.

Orang dengan gagal ginjal mungkin mengalami mual, muntah, lemas, kelelahan, kebingungan, kesulitan berkonsentrasi dan kehilangan nafsu makan.

Kondisi ini dapat didiagnosis dengan tes darah dan urine.

Baca juga: 8 Penyebab Penyakit Ginjal Kronis yang Perlu Diwaspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+