Kompas.com - 27/02/2021, 21:20 WIB
Ilustrasi serangan jantung shutterstockIlustrasi serangan jantung

KOMPAS.com - Mengalami nyeri dada bisa menakutkan, terutama jika kondisi itu tidak diketahui penyebabnya.

Lantas, apa artinya jika nyeri dada datang dan pergi?

Yang pasti, ada banyak kemungkinan penyebab nyeri dada.

Baca juga: 15 Penyebab Nyeri Dada dan Sakit Punggung Terjadi Bersamaan

Beberapa di antaranya adalah kondisi serius, sementara yang lainnya tidak.

Meskipun demikian, nyeri dada apa pun sebaiknya selalu ditanggapi dengan serius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk dipahami, penyebab potensial nyeri dada tidak terbatas pada masalah jantung saja.

Penyebab nyeri dada bisa juga mencakup bagian lain dari tubuh, seperti paru-paru dan saluran pencernaan.

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab nyeri dada yang datang dan pergi:

1. Serangan jantung

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jaringan jantung tersumbat. Ini bisa disebabkan oleh penumpukan plak atau pembekuan darah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X