Kompas.com - 27/02/2021, 18:01 WIB
Ilustrasi nyeri haid, menstruasi, nyeri panggul, waspada endometriosis. ShutterstockIlustrasi nyeri haid, menstruasi, nyeri panggul, waspada endometriosis.

KOMPAS.com - Rasa tidak nyaman dan nyeri haid sering membuat wanita susah tidur saat menstruasi.

Istirahat di malam hari wanita yang sedang haid rentan terganggu karena merasakan kram perut, mual, sampai sakit kepala.

Kendati sangat menggangu, para wanita jangan khawatir karena posisi tidur yang tepat dapat membantu meredakan nyeri haid.

Baca juga: Apakah Stres Bisa Menyebabkan Telat Haid?

Posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid

Melansir Mayo Clinic, nyeri haid disebabkan kontraksi atau menengangnya otot rahim akibat perubahan hormon prostaglandin.

Semakin tinggi kadar prostaglandin dalam tubuh wanita, nyeri atau kram perut yang muncul saat menstruasi kian terasa.

Nyeri haid bisa dikurangi dengan tidur dalam posisi yang tepat. Sejumlah ahli menyebut tidur meringkuk sebagai posisi tidur yang tepat untuk mengurangi nyeri haid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Posisi tidur meringkuk adalah posisi tidur mirip janin dalam kandungan (fetal). Posisi ini biasanya miring ke salah satu sisi, dengan kedua lutut ditekuk sampai nyaris meringkuk.

Baca juga: 8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

Dilansir dari On Health, penelitian menyebutkan sekitar 41 persen orang tidur dalam posisi meringkuk seperti janin.

Posisi tidur meringkuk tidak hanya baik bagi wanita yang sedang mengalami nyeri haid, posisi ini juga baik bagi ibu hamil.

Tidur dalam posisi meringkuk bisa mengurangi tekanan di bagian perut, sehingga bisa meredakan nyeri haid.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Kronis
Nyeri Kronis
PENYAKIT
Nyeri Tumit
Nyeri Tumit
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Health
Folikulitis

Folikulitis

Penyakit
Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Health
Kebutaan

Kebutaan

Penyakit
Kenali Penyebab Tekanan Darah Tinggi di Pagi Hari

Kenali Penyebab Tekanan Darah Tinggi di Pagi Hari

Health
10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

Health
7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

Health
Vulvodynia

Vulvodynia

Health
8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.