Kompas.com - 31/03/2021, 08:01 WIB
Ilustrasi kertas minyak shutterstockIlustrasi kertas minyak

KOMPAS.com - Banyak orang beranggapan, pemilik kulit berminyak tidak membutuhkan pelembab alias moisturizer.

Padahal, pelembap adalah produk perawatan kulit atau skincare wajib untuk kulit berminyak.

Menurut American Academy of Dermatology Association, pemilik kulit berminyak perlu menggunakan pelembap setiap hari agar kelembapan alami kulit tetap terjaga.

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Muka Berminyak

Dilansir dari Verywell Health, kulit berminyak bukan jaminan kelembapan alaminya sudah tercukupi.

Minyak di kulit bukan bagian dari hidrasi kulit. Minyak tersebut adalah zat lilin atau sebum yang dikeluarkan oleh kelenjar sebaceous untuk melindungi kulit.

Kendati ada gunanya, sebun yang berlebihan dan menumpuk di kulit bisa menyebabkan kulit berminyak dan berjerawat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan hidrasi adalah proses air terserap ke dalam lapisan kulit. Hidrasi berguna untuk menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit.

Kulit yang terhidrasi dengan baik adalah kulit sehat. Tanpa kelembapan yang cukup, kulit bisa mengalami peradangan, infeksi, keriput, dan penuaan dini.

Baca juga: Serum yang Cocok untuk Kulit Berminyak

Di pasaran jamak tersedia banyak pilihan produk moisturizer khusus untuk kulit berminyak.

Produk tersebut biasanya bersifat ringan, gampang menyerap, dan tidak membuat kulit berkilau. Berikut beberapa rekomendasi bahan pelembab untuk kulit berminyak:

1. Dimethicone

Melansir Everyday Health, moisturizer dengan bahan aktif dimethicon cocok untuk kulit berminyak.

Jenis pelembab ini bebas minyak dan bisa mencegah penyumbatan pada pori-pori kulit.

Dimethicone adalah produk turunan silikon. Bahan aktif pelembab ini bersifat oklusif atau bisa mengunci kelembapan dengan membentuk lapisan hidrofobik.

Biasanya, zat bersifat oklusif dan bisa melawan air berupa minyak seperti petrolatum, lanolin, minyak mineral, dll.

Tapi, ada jenis produk turunannya yang tidak berminyak seperti dimethicone dan simethicone.

Baca juga: Kiat Memilih Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak

2. Glycolic acid

Asam glikolat atau glycolic acid adalah jenis pelembab yang pas untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Kandungan bahan moisturizer ini dapat membantu mengurangi minyak berlebih dan mencegah penyumbatan pori-pori yang menyebabkan jerawat.

Selain mengurangi minyak berlebih, skincare yang memiliki bahan aktif glycolic acid juga dapat melindungi lapisan atas kulit yang baru terkelupas.

Baca juga: Masker Oatmeal untuk Jerawat, Kulit Kering, dan Kulit Berminyak

3. Hyaluronic acid

Asam hyaluronic atau hyaluronic acid adalah jenis pelembab bebas minyak yang bisa menghidrasi kulit dan cenderung ringan saat digunakan.

Bahan aktif pelembap ini bisa menjaga kelembapan alami kulit dengan cara menarik air dari lapisan paling dalam sampai ke luar.

Untuk jenis kulit berminyak yang cenderung sensitif, gunakan pelembap dengan bahan utama kombinasi antara hyaluronic acid dan lidah buaya.

Baca juga: Tips Memilih Sunscreen untuk Wajah Berminyak dan Berjerawat

4. Niacinamide

Rekomendasi pelembap untuk kulit berminyak lainnya disarankan mengandung bahan niacinamide atau vitamin C3.

Bahan aktif zat ini dapat menyerap kelebihan sebum atau minyak berlebih di permukaan kulit.

Tak hanya menghilangkan kulit berminyak, niacinamide juga mampu melindungi kulit sekaligus merangsang produksi kolagen secara alami.

Dengan begitu, lapisan luar kulit lebih kuat dan kulit lebih mudah melalui proses regenerasi.

Niacinamide cocok sebagai skincare kulit berminyak sekaligus memiliki masalah hiperpigmentasi dan punya pori-pori besar.

Baca juga: Kiat Memilih Micellar Water untuk Wajah Berjerawat dan Berminyak

5. Retinol

Retinol juga termasuk jenis pelembap untuk kulit berminyak. Turunan vitamin A ini biasanya juga digunakan untuk mengatasi masalah penuaan dini dan hiperpigmentasi.

Retinol baik digunakan pemilik kulit berminyak karena bisa merangsang produksi kolagen dan mengencangkan kulit.

Keduanya bisa menjaga pori-pori kulit agar tetap kencang dan produksi minyak berlebih bisa ditekan.

Jika kalian masih ragu-ragu memilih pelembab untuk kulit berminyak yang paling pas, tanyakan kepada dokter jenisnya sesuai kondisi kulit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.