Kompas.com - 24/04/2021, 16:04 WIB
Ilustrasi kopi dengan gula. PIXABAY/SHIXUGANGIlustrasi kopi dengan gula.

Pasalnya, kopi dapat merangsang sekresi asam lambung berlebih yang mungkin naik ke kerongkongan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Hal ini dapat meningkarkan kemungkinan munculnya berbagai ketidaknyamanan sebagai gejala asam lambung.

Untuk diketahui, minuman berkafein lainnya, seperti soda atau the dapat pula memiliki efek serupa dan harus dihindari sebisa mungkin.

Baca juga: Benarkah Minum Kopi Bisa Sebabkan Asam Urat?

3. Alkohol

Alkohol dapat memengaruhi refluks asam lambung secara negatif.

Alkohol dapat melemahkan sfingter esofagus bagian bawah dan meningkatkan produksi asam lambung yang semuanya tidak menguntungkan bagi penderita asam lambung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konsumsi alkohol yang berlebihan kemudian dapat menjadi faktor risiko pengembangan GERD, dan dapat menyebabkan kerusakan mukosa di lambung maupun kerongkongan.

4. Minuman berkarbonasi

Melansir Medical News Today, gelembung dalam minuman berkarbonasi dapat mengembang di perut.

Reaksi tersebut dapat memberi tekanan pada sfingter dan dapat mendorong asam lambung dan isinya kembali naik ke kerongkongan.

Baca juga: 11 Alasan Konsumsi Gula Berlebihan Buruk untuk Kesehatan

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X