Kompas.com - 11/05/2021, 14:02 WIB
Ilustrasi jantung yodiyimIlustrasi jantung

Pembekuan darah dan detak jantung tidak teratur (aritmia) adalah kemungkinan komplikasi lain dari hipertensi pumonal yang patut diantisipasi.

Jika mencurigai menderita hipertensi pulmonal, seseorang harus segera mencari pertolongan medis.

Menerima bantuan medis segera dapat mengurangi risiko dan tingkat keparahan komplikasi.

Baca juga: 10 Bahaya Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Gejala hipertensi pulmonal

Gejala awal hipertensi pulmonal yang bisa terjadi dan patut diwaspadai, antara lain yakni:

  • Sesak napas saat melakukan aktivitas rutin
  • Kelelahan
  • Nyeri dada
  • Detak jantung berdebar kencang
  • Nyeri di perut bagian kanan atas
  • Nafsu makan menurun

Gejala hipertensi pulmonal selanjutnya bisa meliputi:

  • Merasa pusing, terutama saat melakukan aktivitas fisik
  • Pingsan
  • Bengkak di pergelangan kaki atau tungkai
  • Bibir atau kulit kebiruan

Baca juga: 10 Minuman untuk Menurunkan Darah Tinggi

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Apa Itu Hipertensi Pulmonal?
Hipertensi pulmonal adalah tekanan darah tinggi dalam arteri pulmonalis yang patut diwaspadai karena bisa menyebabkan gagal jantung hingga kematian.
Bagikan artikel ini melalui

Diagnosis hipertensi pulmonal

Hipertensi pulmonal dapat berkembang secata perlahan, tanpa tanda dan gejala awal.

Gejala yang muncul dapat dikaitkan dengan asma atau kondisi paru-paru atau jantung lainnya.

Untuk mendiagnosis hipertensi paru, dokter mungkin akan bertanya tentang gejala dan faktor risiko Anda, termasuk kondisi medis lainnya dan riwayat keluarga.

Memiliki anggota keluarga dengan hipertensi pulmonal meningkatkan risiko terkena penyakit ini.

Selain itu, dokter mungkin akan merekomendasikan tes lebih lanjut untuk mendiagnosis hipertensi paru dan menemukan penyebab dan tingkat keparahannya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.