Kompas.com - 18/05/2021, 18:01 WIB
Salah satu model wanita berbulu ketiak tampil di iklan komersial label lingerie. METRO.CO.UKSalah satu model wanita berbulu ketiak tampil di iklan komersial label lingerie.

KOMPAS.com - Di balik tampilannya yang terkesan mengganggu, bulu ketiak ternyata punya beberapa manfaat untuk kesehatan.

Melansir Healthline, bulu ketiak umumnya tumbuh sejak masa pubertas atau ketika anak tumbuh dewasa.

Pada masa pubertas, kelenjar pituari merangsang hormon androgen di ovarium dan testis untuk bekerja.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bulu Ketiak dengan Aman

Hormon seks ini turut memicu kelenjar keringat apokrin mulai berfungsi. Kelenjar apokrin terkait dengan folikel rambut di daerah kemaluan dan ketiak.

Bulu ketiak termasuk jenis rambut terminal. Rambut ini awalnya berasal dari rambut lanugo yang tumbuh sejak bayi.

Rambut lanugo berkembang menjadi rambut vellus atau rambut bayi di masa kanak-kanak.

Begitu memasuki masa pubertas, rambut vellus di ketiak tumbuh menjadi rambut terminal yang tebal, kuat, dan warnanya lebih gelap.

Kepekaan hormon androgen juga memengaruhi banyak sedikitnya bulu tumbuh di beberapa bagian tubuh.

Semakin tinggi kadar hormon androgen di tubuh, bulu di ketiak, dada, perut, atau kaki jadi semakin banyak.

Meskipun terkadang dianggap mengganggu penampilan, bulu ketiak ternyata ada fungsinya untuk kesehatan.

Baca juga: 6 Cara Memutihkan Ketiak Secara Alami

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.