Kompas.com - 10/06/2021, 06:01 WIB
Ilustrasi payudara shutterstockIlustrasi payudara

KOMPAS.com- Pernahkah Anda merasa pegal, nyeri, atau sensasi tidak nyaman lainnya di area payudara?

Bagi wanita, hal itu biasanya terjadi saat menjelang masa menstruasi. Hal tersebut juga bukanlah pertanda buruk yang perlu Anda khawatirkan.

Namun, banyak wanita khawatir bahwa sensasi tersebut merupakan salah satu gejala payudara.

Pakar Obstetri dan Ginekologi dari Cleveland Clinic, Jennifer Grabenstetter, mentatakan bahwa tanda kanker payudarabukan berupa rasa nyeri di payudara.

"Ada faktor lain yag memicu nyeri dan berbagai sensasi tak nyaman lainnya di area payudara," ucap dia.

Baca juga: 4 Manfaat Pala bagi Kesehatan, Bisa Tingkatkan Performa di Ranjang

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kaitan nyeri payudara dan silkus menstruasi

Penyebab umum nyeri payudara adalah fluktuasi hormonal yang berkaitan dengan siklus menstruasi Anda.

Wanita biasanya merasakan rasa nyeri dan pembengkakan di area payudara sebelum masa menstruasi.

“Jika nyeri payudara terjadi secara berulang dan mempengaruhi jaringan payudara di kedua sisi, biasanya tidak terlalu mengkhawatirkan,” kata Grabenstetter.

Wanita yang memiliki payudara fibrokistik – payudara dengan lebih banyak jaringan berserat atau kental – sangat rentan mengalami nyeri payudara berkelanjutan yang memburuk saat masa ovulasi dan awal menstruasi.

"Ini biasanya mempengaruhi kedua sisi payudara secara merata dan bukan indikator bahwa ada sesuatu yang salah," katanya.

Bagaimana mengatasinya?

Untuk mengatasi munculnya pembengkakan atau nyeri di payudara, wanita bisa melakukan hal berikut:

  • Berikan kompres hangat atau dingin.
  • Minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas.
  • Ikuti diet rendah lemak, tinggi karbohidrat kompleks.
  • Batasi alkohol dan kafein.

Baca juga: 4 Manfaat Pala bagi Kesehatan, Bisa Tingkatkan Performa di Ranjang

Selain itu, Anda juga perlu menggunakan bra yang tepat dan sesuai ukuran.

Bra yang tidak sesuai ukuran dapat menyebabkan rasa sakit pada jaringan payudara dan tidak bisa mendukung bentuk payudara dengan baik.

Ukuran payudara wanita berubah seiring waktu. Jadi, bra yang dulu terasapas bisa saja tidak lagi sesuai ukuran.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X