Kompas.com - 24/06/2021, 12:01 WIB
Ilustrasi isolasi mandiri, siapa saja yang boleh isoman? ShutterstockIlustrasi isolasi mandiri, siapa saja yang boleh isoman?

Mereka yang memiliki gejala flu - seperti demam di atas 37,8 derajat celcius atau batuk terus-menerus - juga harus melakukan isolasi mandiri minimal selama tujuh hari.

Orang yang telah melakukan perjalanan ke daerah terdampak Corona atau telah melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi juga harus melakukan isolasi diri selama 14 hari.

Apa yang harus dilakukan jika ada orang yang tinggal bersama kita?

Saat kita harus tinggal satu rumah dengan orang lain selama isolasi mandiri, tetap batasi kontak dengan mereka.

Jika memungkinkan, beri jarak diri dengan orang yang tinggal bersama minimal dua meter.

Kita juga diminta untuk menggunakan kamar mandi dan tidur terpisah dengan orang lain.

Jika tidak memiliki kamar mandi terpisah, pastikan kamar mandi tersebut benar-benar bersih sebelum menggunakannya.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Hal yang Perlu Diketahui Tentang Isolasi Mandiri
Orang-orang yang positif Covid-19 namun hanya mengalami gejala ringan dan tanpa gejala sebaiknya melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bagikan artikel ini melalui

Baca juga: 13 Gejala Covid-19 pada Anak yang Harus Diwaspadai

Kita juga harus mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan air mengalir, terutama usai bersentuhan dengan orang lain.

Jika Anda yang dinyatakan negatif Covid-19 tetapi menjadi caregiver bagi orang yang harus melakukan isolasi mandiri, berikut tipsnya:

1. Tempatkan mereka di ruangan dengan ventilasi udara yang baik dan dilengkapi kamar mandi khusus.

2. Bagi caregiver, gunakan masker N95 atau masker bedah secara rutin demi mencegah penularan virus melalui udara.

Selain itu, gunakan pula pakaian yang menutupi seluruh tubuh, sarung tangan dan pelindung mata saat memasuki ruang perawatan pasien.

3. Jaga kebersihan, termasuk memperhatikan kebersihan tangan.

4. Batasi ruang gerak pasien. Jika pasien terpaksa harus berpindah ruangan, minta pasien untuk memakai masker.

 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.