Kompas.com - 23/06/2021, 13:30 WIB

KOMPAS.com - Tidak hanya menyerang orang dewasa, virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 juga menyerang anak-anak.

Melansir dari Mayo Clinic dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian anak yang terkena COVID-19 tidak memiliki gejala apa pun dan gejala ringan.

Namun, tak menutup kemungkinan, mereka mengalami gejala berat.

Mereka mungkin memerlukan rawat inap, perawatan intensif, atau ventilator untuk membantu mereka bernapas.

Dalam beberapa kasus, COVID-19 juga bisa merenggut nyawa anak.

Baca juga: Mengenal Gejala Brain Fog, Gangguan Ingatan Penderita Covid-19

Selain itu, anak-anak dengan kondisi tertentu, seperti obesitas, diabetes, dan asma, mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit serius akibat COVID-19.

Anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan, kondisi genetik, atau kondisi yang memengaruhi sistem saraf atau metabolisme juga mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit serius dengan COVID-19 .

Penelitian juga menunjukkan tingkat COVID-19 yang lebih tinggi secara tidak proporsional pada anak-anak kulit hitam Hispanik dan non-Hispanik daripada pada anak-anak kulit putih non-Hispanik.

Pada dasarnya, gejala COVID-19 serupa pada orang dewasa dan anak-anak.

Gejala yang muncul antara laini pilek, radang tenggorokan, atau alergi.

Baca juga: Alasan Orang yang Sudah Divaksinasi Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi dan Menularkan Virus Corona

Namun, biasanya gejala COVID-19 yang paling umum pada anak-anak adalah demam dan batuk.

Meski demikian, anak-anak mungkin memiliki salah satu dari tanda atau gejala COVID-19 berikut.

  • Demam atau kedinginan
  • Batuk
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Kehilangan rasa atau bau
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Diare
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Nafsu makan yang buruk, terutama pada bayi di bawah 1 tahun
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.