Kompas.com - 24/06/2021, 10:34 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. FreepikIlustrasi virus corona, Covid-19.

KOMPAS.com - Virus Corona kembali menghasilkan varian baru yang dianggap lebih menular dan berbahaya.

Varian yang diberi nama delta ini telah mengkhawatirkan seluruh dunia.

Bahkan, para ahli mengatakan bahwa varian delta menjadi penyebab dari lonjakan kasus Covid-19 di Inggris.

Baca juga: 2 Bahan Alami yang Sempat Diklaim Ampuh Atasi Covid-19

Sepeti apa varian delta tersebut?

Varian delta atau B.1.617.2 diklaim 60 persen lebih menular daripada virus Corona yang pertama kali memicu pandemi.

Tak hanya memicu lonjkan kasus di Inggris, varian delta ini juga menjadi pemicu utama kasus dan kematian akibat Covid-19 di India.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mutasi virus sebenarnya hal yang normal. Virus bermutasi terus-menerus, terutama virus yang mengandung RNA sebagai materi genetiknya, seperti virus corona dan virus influenza.

Semua virus terdiri dari kumpulan materi genetik (baik DNA atau RNA) yang ditutupi oleh lapisan pelindung protein.

Ketika virus masuk ke tubuh – biasanya melalui mulut atau hidung – virus akan menempel pada salah satu sel tubuh.

DNA atau RNA virus kemudian memasuki sel, di mana ia dapat membuat salinan dirinya sendiri, yang kemudian menginfeksi dan membajak sel tubuh.

Jika virus dapat menyalin dirinya sendiri dan membajak cukup banyak sel tubuh serta mampu melawan imunitas, maka kita akan mudah jatuh sakit.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X