Kompas.com - 03/07/2021, 22:02 WIB
Ilustrasi hamil shutterstockIlustrasi hamil

KOMPAS.com - Banyak wanita hamil takut berhubungan seks karena mengira akan membahayakan sang jabang bayi.

Padahal, seks selama kehamilan adalah hal yang aman. Gerakan penetrasi dan hubungan intim tidak akan membahayakan janin.

Sebab, janin dilindungi oleh rahim dan dinding otot rahim. Janin di dalam kandungan juga dilindungi oleh cairan kantung ketuban.

Kontraksi orgasme tidak sama dengan kontraksi persalinan. Namun, sebagai tindakan pencegahan, beberapa dokter menyarankan untuk menghindari seks di minggu-minggu terakhir kehamilan.

Baca juga: 4 Cara Alami Cegah Sembelit Pada Ibu Hamil

Sebab, hormon dalam air mani dipercaya mengandung prostaglandin yang dapat merangsang kontraksi.

Di sisi lain, seks di minggu akhir masa kehamilan juga disarankan untuk memicu kontraksi.

Sebab, gel yang biasa digunakan untuk menginduksi persalinan juga mengandung prostaglandin.

Namun, ibu hamil yang berada dalam kondisi berikut disarankan untuk tidak melakukan seks:

  • berisiko mengalami keguguran atau memiliki riwayat keguguran sebelumnya
  • berisiko mengalami persalinan prematur
  • mengalami pendarahan vagina, keputihan, atau kram tanpa penyebab yang diketahui
  • kantung ketuban mengeluarkan cairan atau ketuban pecah
  • leher rahim terbuka terlalu dini
  • plasenta terlalu rendah di dalam rahim.

Gairah seks selama kehamilan

Selama kehamilan, keinginan seksual setiap wanita bisa berfluktuasi. Beberapa wanita hamil ada yang merasa tidak percaya diri saat perut membesar.

Namun, adapula yang merasa sebaliknya. Biasanya, saat trimester pertama kehamilan wanita akan mengalami penurunan gairah seks karena merasa mual, nyeri payudara, dan kelelahan.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber WebMD,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.