Kompas.com - 10/07/2021, 19:31 WIB
Ilustrasi anemia SHUTTERSTOCKIlustrasi anemia

KOMPAS.com - Anemia secara sederhana dapat dipahami sebagai kekurangan sel darah merah yang mengangkut oksigen ke jaringan tubuh atau kekurangan protein yang disebut hemoglobin yang dibutuhkan sel darah merah untuk mengangkut oksigen.

Anemia sering kali tidak disadari.

Jika gejala anemia memang muncul, pada umumnya ringan.

Baca juga: 3 Cara Cegah Anemia Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Dilansir dari Health Line, dalam beberapa kasus, seseorang dengan anemia mungkin akan merasa lelah atau lesu.

Sementara orang lain mungkin akan mengalami kesulitan berkonsentrasi atau sesak napas saat berolahraga atau melakukan aktivitas yang cukup berat.

Dalam kasus yang lebih parah, gejala anemia dapat meliputi:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Waspadai, Anemia Bisa Jadi Gejala Awal Kanker Usus Besar
Anemia ternyata bisa juga menjadi gejala kanker usus besar, sehingga tak boleh dianggap remeh karena bisa menyebabkan dampak fatal.
Bagikan artikel ini melalui
  • Kulit pucat dan alas kuku
  • Palpitasi jantung
  • Nyeri dada (angina)
  • Detak jantung yang cepat (takikardia)
  • Ketidaknyamanan, mati rasa, atau kelelahan pada kaki
  • Tanda-tanda gagal jantung

Jenis anemia berdasarkan penyebabnya

Melansir Medical News Today, secara umum ada tiga jenis utama anemia yang dibedakan berdasarkan penyebabnya.

Apa saja?

  • Anemia yang disebabkan oleh kehilangan darah (trauma, perdarahan gastrointestinal)
  • Anemia yang disebabkan oleh rusaknya sel darah merah (anemia sel sabit)
  • Anemia yang disebabkan oleh penurunan produksi sel darah merah (paling sering dikaitkan dengan kekurangan zat besi)

Jenis anemia yang terakhir inilah yang biasa disebut sebagai anemia defisiensi besi.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Zat Besi Tinggi

Anemia sebagai tanda kanker

Anemia defisiensi besi dapat disebabkan oleh situasi kehidupan sehari-hari seperti menstruasi, kehamilan, dan menyusui. Itu mengapa suplemen zat besi sering diresepkan untuk wanita.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.