Kompas.com - 13/07/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi air kelapa dan kesembuhan pasien Covid-19, manfaat air kelapa. SHUTTERSTOCK/Here AsiaIlustrasi air kelapa dan kesembuhan pasien Covid-19, manfaat air kelapa.

KOMPAS.com - Popularitas air kelapa belakangan menanjak karena sejumlah pihak menyebut ramuan dari minuman yang menyegarkan ini bisa jadi obat Covid-19.

Namun, sejumlah ahli kesehatan sudah berulangkali mengingatkan, air kelapa bukanlah obat Covid-19.

Hingga kini, belum ada penelitian yang sahih membuktikan air kelapa bisa digunakan sebagai obat Covid-19.

Terlepas dari segala mitos tersebut, sebenarnya air kelapa menyimpan sejumlah nutrisi dan potensi manfaat bagi kesehatan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Air Kelapa Bantu Tangkal Covid-19?

Kandungan air kelapa

Melansir Healthline, kandungan utama air kelapa adalah air. Satu buah kelapa muda biasanya bisa menyediakan setengah sampai segelas air kelapa.

Kandungan nutrisi dari satu cangkir atau 240 mililiter air kelapa yakni:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Kalori: 46 kalori
  • Karbohidrat: 9 gram
  • Serat: 3 gram
  • Vitamin C: 10 persen dari kebutuhan rata-rata vitamin C per hari
  • Magnesium: 15 persen dari kebutuhan rata-rata magnesium per hari
  • Mangan: 17 persen dari kebutuhan rata-rata mangan per hari
  • Kalium: 17 persen dari kebutuhan rata-rata kalium per hari
  • Natrium: 11 persen dari kebutuhan rata-rata natrium per hari
  • Kalsium: 6 persen dari kebutuhan rata-rata kalsium per hari

Nutrisi air kelapa di atas bisa sedikit berbeda-beda, tergantung jenis buah kelapa dan sedikit banyaknya air kelapa.

Secara umum, air kelapa dapat memberikan tambahan asupan vitamin C, magnesium, mangan, kalium, kalsium, dan rendah kalori.

Baca juga: Hati-hati, Efek Minum Minyak Kayu Putih Sembarangan Bisa Keracunan

Manfaat air kelapa untuk kesehatan

Dari penjabaran kandungan nutrisi air kelapa di atas, terdapat beberapa potensi manfaat air kelapa untuk kesehatan, yakni:

  • Bantu melawan radikal bebas

Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dihasilkan tubuh selama metabolisme. Produksi radikal bebas meningkat ketika tubuh dilanda stres atau cedera.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sifilis

Sifilis

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Serangan Jantung?

Health
Psikosis

Psikosis

Penyakit
4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Aterosklerosis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nistagmus

Nistagmus

Penyakit
6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6 Makanan Rendah Natrium untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

Health
Tamponade Jantung

Tamponade Jantung

Penyakit
9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.