Kompas.com - 21/07/2021, 12:01 WIB
Ilustrasi daging domba mentah Shutterstock/Natalia LisovskayaIlustrasi daging domba mentah

KOMPAS.com - Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam Journal of American Society of Nephrology, menyelidiki dampak jangka panjang dari konsumsi daging merah pada kesehatan ginjal.

Temuan mereka menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi daging merah dengan peningkatan risiko gagal ginjal.

Daging merah, seperti daging sapi, domba, dan babi, dapat dimasukkan sebagai bagian dari diet sehat.

Namun, seperti banyak komponen makanan, hal yang terbaik adalah membatasi jumlah yang dikonsumsi.

Baca juga: Kebanyakan Makan Daging, Berikut 6 Buah untuk Mengatasi Sembelit

Misalnya, American Institute for Cancer Research merekomendasikan makan tidak lebih dari 18 ons daging merah per minggu karena hubungannya dengan kanker tertentu, termasuk kanker perut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebuah studi, yang diterbitkan di JAMA pada 2012, mendokumentasikan 23.926 kematian dan menyimpulkan bahwa konsumsi daging merah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian akibat kanker.

Penelitian ini, yang dilakukan di Duke-NUS Medical School dan Saw Swee Hock School of Public Health di National University of Singapore, menyelidiki lebih lanjut dampak potensial daging merah pada kesehatan ginjal.

Peningkatan risiko gagal ginjal

Semakin banyak orang yang mengembangkan penyakit gagal ginjal.

Secara global, diperkirakan 500 juta orang menderita penyakit gagal ginjal.

Banyak pasien dengan penyakit gagal ginjal terus mengembangkan penyakit gagal ginjal stadium akhir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X