Kompas.com - 01/08/2021, 19:32 WIB
Ilustrasi kehamilan dengan layanan bayi tabung. FREEPIK/SENIVPETROIlustrasi kehamilan dengan layanan bayi tabung.

KOMPAS.com - Seks selama kehamilan memang aman, tetapi ada beberapa kondisi tertentu yang menyebabkan wanita harus menghindari berhubungan seks saat hamil.

Melansir dari Healthline, seks selama kehamilan dapat menyebabkan kontraksi, yang bersifat sementara dan tidak berbahaya pada kehamilan berisiko rendah.

Namun, kondisi ini dapat menyebabkan persalinan prematur atau komplikasi lain jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

Baca juga: Panduan Berhubungan Seks untuk Penderita GERD

Beberapa kondisi medis tertentu yang menyebabkan wanita hamil tak boleh berhubungan seks adalah sebagai berikut.

1. Memiliki riwayat keguguran

American College of Obstetricians and Gynecologists mendefinisikan keguguran berulang sebagai keguguran yang dialami dua kali atau lebih keguguran.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Penyebab Wanita Tak Boleh Berhubungan Seks saat Hamil
Seks selama kehamilan memang aman, tetapi ada beberapa kondisi tertentu yang menyebabkan wanita harus menghindari berhubungan seks.
Bagikan artikel ini melalui

Sekitar 1 persen wanita akan mengalami keguguran berulang dan dalam banyak kasus tidak diketahui penyebabnya.

Seks memang tidak menyebabkan keguguran.

Namun, tindakan pencegahan ekstra terhadap kontraksi rahim mungkin perlu dilakukan pada kehamilan berisiko tinggi.

Dengan demikian, biasanya dokter tidak menganjurkan wanita hamil yang memiliki riwayat keguguran berulang untuk berhubungan seks

2. Kehamilan kembar

Jika Anda hamil dengan lebih dari satu bayi, dokter mungkin akan menyarankan untuk mengistirahatkan panggul.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.