Kompas.com - 14/08/2021, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Bagi para perempuan, rasa nyeri di area perut bisa menjadi hal yang akrab terjadi. Terutama pada kasus-kasus nyeri haid.

Namun, rasa nyeri pada bagian perut bawah atau panggul juga dapat menjadi tanda adanya kondisi yang lebih serius.

Mulai dari infeksi saluran kemih (ISK), kista ovarium, hingga radang panggul.

Baca juga: 10 Gejala Radang Panggul pada Wanita dan Penyebabnya

Salah satu penyakit serius yang ditandai dengan nyeri perut bagian bawah adalah radang panggul.

Radang panggul sendiri merupakan infeksi yang terjadi pada organ reproduksi perempuan. Infeksi ini biasanya terjadi di area rahim, ovarium, tuba falopi, dan leher rahim.

Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi menular seksual dari bakteri seperti gonore atau klamidia.

Selain bakteri, kondisi ini juga dapat terjadi karena infeksi patogen lain seperti Mycoplasma genitalium, Trichomonas vaginalis, Garnella vaginalis, atau Herpes simplex virus.

Apakah radang panggul berbahaya?

Penyakit radang panggul kerap kali tidak menimbulkan gejala. Jika ada pun, umumnya, perempuan hanya merasakan gejala ringan seperti nyeri perut bagian bawah yang hilang timbul.

Bahkan, gejala baru muncul ketika kondisi sudah masuk tahap lanjutan atau kronis.

Apalagi, gejala radang panggul mirip dengan berbagai penyakit lain seperti ISK, kanker ovarium, usus buntu, atau endometriosis.

Akibatnya, radang panggul menjadi penyakit yang sulut terdeteksi.

Baca juga: 7 Bau Vagina dan Artinya Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita

Padahal, kondisi ini harus secepat mungkin diobati dengan benar. Jika tidak, bisa terjadi beragam komplikasi berikut:

  • nyeri panggul kronis
  • abses (semacam bisul) di ovarium atau tuba falopi
  • sepsis atau peradangan ekstrem
  • kehamilan ektopik
  • infertilitas atau gangguan kesuburan

Lebih jauh lagi, radang panggul bisa menjadi sangat berbahaya. Jika infeksi bakteri telah menyebar ke dalam darah maka dapat mengancam nyawa.

Baca juga: Mengenal Alat Reproduksi Wanita

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.