Kompas.com - 25/08/2021, 10:32 WIB
Ilustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19.

KOMPAS.com – Siapa saja tak boleh sembarangan dalam merawat anggota keluarga yang terinfeksi Covid-19 saat menjalani isolasi mandiri di rumah.

Hal ini penting untuk menghindarkan ikut tertular virus corona maupun mendukung keselamatan anggota keluarga yang telah terpapar Covid-19.

Seperti diketahui, jumlah kasus Covid-19 masih terus bertambah setiap harinya saat ini.

Baca juga: 11 Tata Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah bagi Pasien Covid-19

Beberapa anggota keluarga kita, terutama yang masih harus bekerja atau beraktivitas di luar rumah mungkin saja bisa tertular virus corona.

Jika hal itu sampai terjadi, Anda sebaiknya tidak perlu terlalu panik. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Mulanya, Anda bisa mengamati kondisi anggota keluarga yang terpapar Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara umum, anggota keluarga positif Covid-19 yang bergejala sedang atau berat sebaiknya dapat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara, jika memungkinkan, anggota keluarga yang positif Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan, dapat dilakukan isolasi mandiri di rumah. 

Berikut adalah beberapa cara merawat anggota keluarga terinfeksi Covid-19 merangkum buku panduan Protokol Kesehatan Keluarga yang diterbitkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada Oktober 2020:

  1. Tempatkan dalam ruangan atau kamar tersendiri. Upayakan pasien ditempatkan di kamar dengan ventilasi alami yang baik, pencahayaan yang baik, dan tersedia ruang untuk beribadah. Selain itu, apabila memungkinkan, tersedia ruang terbuka dengan sinar matahari cukup untuk berjemur dan olahraga guna membantu menghindarkan stres
  2. Batasi pergerakan atau minimalisasi berbagi ruangan yang sama dengan anggota keluarga yang terpapar
  3. Pisahkah alat makan, alat mandi, atau peralatan ibadah dengan anggota keluarga yang terpapar 
  4. Dilarang makan bersama anggota keluarga yang terpapar 
  5. Dukung anggota keluarga yang terpapar untuk menerapkan perlindungan pribadi, seperti menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, mencuci perlengkapan pribadi, membersihkan permukaan benda, dan membuang sampah dalam plastik khusus
  6. Dukung anggota keluarga yang terpapar untuk dapat membatasi diri berinteraksi dengan masyarakat sekitar
  7. Sediakan resep dan obat-obatan selama 2 minggu, peralatan peralatan medis (seperti oxymeter dan termometer), makanan, dan kebutuhan pokok lain
  8. Sediakan atau maksimalkan penggunaan telepon seluler untuk komunikasi dengan keluarga dan kerabat
  9. Tetapkan rencana mengerjakan pekerjaan rumah dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga
  10. Ketahui cara mengirimkan makanan untuk anggota keluarga lainnya yang isolasi di luar rumah
  11. Bantu mengasuh anak dari anggota keluarga keluarga yang terpapar. Jika mengalami kesulitan dalam pengasuhan pada anak, maka dapat menghubungi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan atau Dinas Sosial setempat untuk mendapatkan bantuan pengasuhan alternatif
  12. Jika membutuhkan layanan konseling, bisa segera menghubungi layanan keluarga, seperti SEJIWA Nomor 119 Ext 9, UPTD PPA, atau Puspaga
  13. Dalam beberapa kasus, mungkin perlu mencari nasihat dan dukungan tenaga medis saat merawat anggota keluarga yang positif Covid-19. Misalnya, jika pasien Covid-19 tiba-tiba mengalami sesak napas, nyeri dada, atau kehilangan kesadaran, lebih baik segera cari pertolongan medis
  14. Tidak ketinggalan, anggota keluarga yang merawat pasien Covid-19 di rumah harus juga selalu berupaya meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

Dilansir dari Medical News Today, perlu diperhatikan bahwa anggota keluarga yang merawat pasien Covid-19 di rumah sebaiknya dalam kondisi sehat dan tidak termasuk golongan kelompok berisiko tinggi Covid-19, seperi ibu hamil, lansia, dan orang yang punya penyakit bawaan.

Baca juga: Berapa Tinggi Demam yang Jadi Gejala Virus Corona? Ini Kata Dokter

Anggota keluarga yang merawat disarankan dapat juga melakukan tes satu hari setelah kontak erat dan bisa diulang lima hari kemudian. Pasalnya, risiko tertular saat merawat anggota keluarga yang positif Covid-19 selalu ada.

Secara umum isolasi atau karantina mandiri pasien Covid-19 dapat diakhiri jika dinyatakan sudah selesai oleh petugas kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Halusinasi
Halusinasi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
Bercak Mongol

Bercak Mongol

Penyakit
Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Health
Floaters

Floaters

Penyakit
Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Health
Anemia Sel Sabit

Anemia Sel Sabit

Penyakit
14 Gejala Faringitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Nyeri Otot

Nyeri Otot

Penyakit
11 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Bisa Terjadi

Health
 4 Makanan untuk Meningkatkan Mood

4 Makanan untuk Meningkatkan Mood

Health
4 Gejala Kanker Payudara Metastasis yang Umum Terjadi

4 Gejala Kanker Payudara Metastasis yang Umum Terjadi

Health
7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

7 Gejala Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada

Health
Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Gangguan Stress Pascatrauma (PTSD)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.