Kompas.com - 17/09/2021, 19:01 WIB
Ilustrasi penyakit ginjal, ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal Shutterstock/RomarioIenIlustrasi penyakit ginjal, ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal

KOMPAS.com - Ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal terkadang diabaikan penderitanya karena mirip dengan masalah kesehatan lainnya.

Menurut National Kidney Foundation, hanya 10 persen penderita yang mengetahui mereka mengidap penyakit ginjal pada stadium awal.

Banyak di antara penderita yang baru menyadarinya begitu kondisi penyakitnya sudah kadung parah dan kondisi ginjal sudah rusak.

Baca juga: 13 Tanda-tanda Penyakit Ginjal

Jika Anda berisiko mengidap penyakit ini seperti usia di atas 60 tahun, tekanan darah tinggi, diabetes, dan ada keluarga yang terkena gagal ginjal, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan ginjal secara berkala.

Selain itu, kenali juga beberapa tanda penyakit ginjal stadium awal yang pantang disepelekan.

Ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal

Melansir Urology Spesialist, terdapat beberapa ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal yang perlu diwaspadai, antara lain:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Urine keruh atau berbusa

Fungsi utama ginjal yakni memproduksi urine. Tak pelak, salah satu gejala penyakit ginjal yakni perubahan pada urine yang berbeda dari biasanya.

Jika ginjal bermasalah, urine cenderung keruh, berbusa, atau penderita jadi sering kencing.

  • Badan gampang lelah

Ginjal normal bakal menghasilkan hormon erythropoietin. Fungsinya untuk memberikan sinyal pada tubuh agar memproduksi sel darah merah.

Saat ginjal bermasalah, produksi hormon ini berkurang dan sel darah merah jadi lebih sedikit.

Imbasnya, tubuh penderita bisa mengalami anemia dengan gejala utama badan jadi lemas atau gampang lelah, padahal tidak banyak beraktivitas.

Baca juga: Penyakit Ginjal pada Anak: Jenis, Tanda, Penyebab

  • Wajah atau kaki bengkak

Penderita penyakit ginjal stadium awal biasanya juga merasakan wajah atau kakinya sering bengkak.

Ketika ginjal tidak dapat mengeluarkan sisa cairan dan limbah dari tubuh, zat tersebut bakal menumpuk di sejumlah bagian tubuh. Akibatnya, wajah, kaki, atau bagian tubuh lain rawan membengkak.

  • Sakit punggung, pinggang, dan nyeri otot

Ginjal letaknya di bagian kanan dan kiri perut. Ketika organ ini bermasalah, penderita bakal mengalami sakit punggung yang terkadang menjalar ke pinggang.

Selain itu, penyakit ginjal juga menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Akibatnya, penderita jadi merasakan nyeri otot atau sekujur badan sakit.

Baca juga: Hati-hati, Protein Urine Tinggi Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal

  • Lidah terasa tidak enak seperti logam atau pahit

Gejala penyakit ginjal stadium awal lainnya yakni lidah terasa tidak enak seperti logam atau pahit.

Kondisi ini dipengaruhi penumpukan limbah di dalam darah. Perubahan rasa tersebut tak jarang juga membuat penderita bau mulut dan tidak nafsu makan.

  • Kulit kering dan gatal-gatal

Ketika ginjal bermasalah, keseimbangan nutrisi dan mineral di dalam darah turut terganggu.

Salah satu imbasnya, kulit jadi kering dan gatal-gatal. Biasanya, kulit gatal pada penyakit ginjal tidak kunjung sembuh walaupun sudah diobati dengan krim atau salep obat gatal.

  • Mual dan muntah

Ketika tubuh sulit mengeluarkan racun, limbah, dan cairan, zat tersebut bakal menumpuk di tubuh.

Kondisi ini apabila berkepanjangan dapat menyebabkan mual dan muntah. Selain itu, penderita penyakit ginjal juga bisa kehilangan nafsu makan serta berat badan turun gara-gara sering mual dan muntah.

Baca juga: Ciri-ciri Sakit Pinggang Gejala Penyakit Ginjal

Kapan perlu waspada saat merasakan ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal?

Jika Anda merasakan tanda penyakit ginjal stadium awal di atas, segera konsultasikan ke dokter spesialis urologi.

Semakin cepat Anda mengenali ciri-ciri penyakit ginjal stadium awal dan semakin cepat Anda berkonsultasi ke dokter, penyakit ini jauh lebih mudah diobati.

Apabila penyakit sudah kadung parah, penderita bisa mengalami gagal ginjal. Ketika ginjal sudah rusak, penderita perlu menjalani cuci darah seumur hidup.

Baca juga: Petik Manfaat Ketumbar untuk Penyakit Ginjal, Bagaimana Baiknya?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sindrom Albright

Sindrom Albright

Health
4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

4 Hal yang Harus Dilakukan saat Orang Terdekat Mengalami Depresi

Health
13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

13 Penyebab Menstruasi Tidak Teratur, Tidak Bisa Disepelekan

Health
Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.