Kompas.com - 22/09/2020, 16:33 WIB
Ilustrasi ketumbar shutterstockIlustrasi ketumbar

KOMPAS.com - Perawatan medis penyakit ginjal yang berkepanjangan acapkali membuat sejumlah penderita mencari jalan alternatif.

Cara untuk mengatasi masalah kesehatan ini salah satunya menggunakan obat sakit ginjal herbal.

Beberapa bahan alami seperti ketumbar disebut berkhasiat untuk mengatasi penyakit ginjal.

Tapi, Anda perlu berhati-hati. Hindari sembarangan memberikan obat herbal kepada penderita penyakit ginjal tanpa persetujuan dokter. Simak penjelasan berikut.

Baca juga: 13 Tanda-tanda Penyakit Ginjal

Manfaat ketumbar untuk ginjal

Mengonsumsi makanan tertentu seperti ketumbar disebut bisa menunjang kesehatan ginjal.

Dilansir dari SFGate, penelitian yang diterbitkan di Journal of Ethnopharmacology (2001) menyebutkan, konsumsi ketumbar selama 25 hari pada hewan uji dapat menurunkan kadar timbal.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Petik Manfaat Ketumbar untuk Penyakit Ginjal, Bagaimana Baiknya?
Ketumbar memang potensial memberikan manfaat untuk ginjal. Tapi, hati-hati memberikan bahan alami tinggi kalium ini pada penderita penyakit ginjal.
Bagikan artikel ini melalui

Penurunan kadar timbal dalam tubuh itu disebut mengurangi kerusakan ginjal akibat timbal.

Para peneliti membuat simpulan sementara, ketumbar bisa membantu menghilangkan timbal dari tubuh dan mencegah kerusakan ginjal.

Baca juga: 10 Gejala Awal Sakit Ginjal, Lebih Kerap Serang Wanita

Selain itu, manfaat ketumbar untuk gijal potensial lainnya disebut bisa menghilangkan merkuri.

Logam beracun tersebut dapat menurunkan fungsi ginjal menyaring kotoran dan meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lidah Perih

Lidah Perih

Penyakit
15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Kram Perut

Kram Perut

Penyakit
Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Health
Malnutrisi

Malnutrisi

Penyakit
Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Health
Anosmia

Anosmia

Penyakit
Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Health
Pantat Pegal

Pantat Pegal

Penyakit
12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.