Kompas.com - 25/09/2021, 07:01 WIB
Ilustrasi minum air putih, terlalu banyak minum air putih, bahaya terlalu banyak minum air putih Shutterstock/Mike SaranIlustrasi minum air putih, terlalu banyak minum air putih, bahaya terlalu banyak minum air putih

KOMPAS.com - Minum air putih dalam jumlah yang cukup adalah salah satu cara menjaga kesehatan yang kerap didengungkan pakar kesehatan.

Melansir Mayo Clinic, air adalah komponen penting yang membentuk sekitar 50 sampai 70 persen berat badan tubuh.

Tubuh manusia sangat bergantung dengan air agar setiap organ bisa berfungsi dengan normal.

Baca juga: Perlukah Minum Air Putih 8 Gelas Sehari?

Fungsi cairan membantu menghilangkan limbah melalui keringat dan buang air, menjaga suhu tubuh tetap normal, melumasi bantalan sendi, sampai melindungi jaringan tubuh.

Kekurangan cairan bisa menyebabkan dehidrasi. Sebaliknya, kelebihan cairan ketika minum air putih terlalu banyak juga bisa menyebabkan overhidrasi.

Bahaya terlalu banyak minum air putih

Dilansir dari WebMD, kebanyakan minum air putih atau cairan lainnya bisa mengganggu fungsi ginjal sampai memicu keracunan. Berikut beberapa bahayanya yang perlu diwaspadai:

  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala berdenyut hebat
  • Tiba-tiba sangat mengantuk dan lemas
  • Mendadak kebingungan
  • Tekanan darah meningkat
  • Detak jantung melambat
  • Beberapa bagian tubuh membengkak
  • Kejang

Kebanyakan minum air putih biasanya rawan dialami atlet, terutama yang sedang latihan atau olahraga intens.

Ketika kelebihan cairan ini sudah sangat parah atau kebanyakan minum air putih sudah mengganggu fungsi ginjal, seseorang bisa koma karena keseimbangan natrium di dalam tubuhnya terganggu.

Baca juga: Kenapa Jadi Sering Kencing setelah Minum Air Putih?

Berapa banyak minum air putih yang ideal dalam sehari?

Selama ini kita kerap mendengar setiap orang dewasa sehat disarankan untuk minum air putih sebanyak delapan gelas atau dua liter sehari.

Namun, sebenarnya patokan baku kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung tingkat aktivitas, iklim, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.