Kompas.com - 15/10/2021, 13:01 WIB

KOMPAS.com - Setiap cedera kepala, baik yang sifatnya ringan sampai parah, tidak boleh disepelekan.

Pasalnya, efek cedera kepala tidak bisa hanya dengan dilihat sekilas saja. Beberapa cedera kepala ringan dapat terlihat parah karena berdarah.

Sebaliknya, cedera kepala berat terkadang tidak berdarah-darah, tapi merusak otak dan berisiko fatal.

Untuk itu, penting bagi orang yang mengalami cedera otak untuk memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: Kenali Gejala Cedera Kepala Ringan, Sedang, Parah

Kenapa cedera kepala tidak boleh disepelekan?

Melansir Johns Hopkins Medicine, efek cedera kepala bisa memengaruhi fisik dan fungsi otak pengidapnya.

Orang yang mengalami cedera kepala parah rentan kehilangan kekuatan otot, keterampilan motorik, bicara, penglihatan, pendengaran, atau kemampuan merasakan sesuatu.

Efek cedera kepala ini sangat tergantung bagian otak yang terdampak, atau mengalami kerusakan.

Selain itu, penderita cedera kepala juga bisa mengalami perubahan kepribadian, seperti jadi murung, berteriak di luar kesadaran, atau mengalami masalah kesehatan mental lainnya.

Ahli gegar otak dari Cleveland Clinic Richard Figler, MD menyampaikan, dalam menangani kasus cedera kepala, dokter biasanya mengantisipasi dengan skenario terburuk seperti gegar otak.

“Setiap cedera kepala perlu dipantau. Terkadang, efek benturan kecil di kepala baru muncul selang beberapa jam setelah cedera,” jelas Figler, seperti dilansir dari laman resmi RS setempat.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.