Kompas.com - 18/10/2021, 20:05 WIB

Eritropoietin adalah jenis protein yang berfungsi memberi sinyal pada tubuh untuk memproduksi sel darah merah.

Alhasil, tingkat eritropoietin yang rendah bisa saja menjadi penyebab anemia.

Selain itu, hemodialisis (terapi cuci darah) yang dilakukan oleh penderita gagal ginjal juga bisa menyebabkan anemia.

Hal ini mungkin terjadi karena saat proses hemodialisis, penderita akan kehilangan cukup banyak darah.

Baca juga: Bagaimana Darah Tinggi Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Gejala yang harus diperhatikan

Dilansir dari Health Line, anemia dan gagal jantung memiliki beberapa gejala umum.

Ini termasuk:

  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Detak jantung yang cepat saat istirahat

Sementara itu, gejala tambahan untuk anemia bisa berupa:

  • Sakit kepala
  • Sakit lidah
  • Kulit pucat yang kering atau mudah memar
  • Pusing
  • Sindrom kaki gelisah

Baca juga: 5 Gejala Gagal Jantung Ketika Kemampuan Pemompaan Darah Berkurang

Sedangkan gejala tambahan untuk gagal jantung di antaranya bisa meliputi:

  • Pembengkakan di pergelangan kaki atau kaki
  • Batuk kering
  • Dorongan untuk buang air kecil lebih banyak di malam hari atau saat istirahat
  • Sakit perut, mual, atau merasa kembung

Jika mengalami kondisi yang mengarah pada gejala anemia maupun gejala gagal jantung di atas, siapa saja sebaiknya dapat segera menemui dokter.

Dokter dapat membantu menemukan penyebab keluhan yang terjadi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.