Kompas.com - 21/11/2021, 20:05 WIB

KOMPAS.com – Ada beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab menggertakkan gigi saat tidur.

Menggertakan gigi saat tidur biasa disebut dengan istilah bruxism.

Bruxims sebenarnya mengacu pada kondisi ketika seseorang menggertakkan, menggesekkan, atau mengatupkan giginya saat tidak sedang menguyah makanan.

Baca juga: 9 Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut yang Umum Terjadi

Artinya, aktivitas ini bukan hanya bisa terjadi saat tidur, tapi juga ketika seseorang terbangun tanpa menyadarinya.

Tapi, bruxism memang biasanya terjadi saat seseorang tidur.

Melansir WebMD, bruxism saat tidur termasuk jenis gangguan tidur.

Beberapa gejala bruxism saat tidur yang mungkin akan dirasakan atau diperhatikan oleh seseorang yang mengalaminya saat bangun mungkin termasuk:

  • Rasa sakit pada wajah
  • Nyeri dan kekakuan rahang
  • Sakit kepala tumpul
  • Rasa sakit pada gigi dan sensitivitas gigi yang meningkat
  • Gigi yang retak, patah, goyah atau copot

Enamel gigi yang terkikis sampai memperlihatkan lapisan bagian dalam gigi

Seseorang yang menggertakkan gigi saat tidur juga dapat mengalami sakit telinga karena sendi temporomandibular berada sangat dekat dengan telinga.

Sendi temporomandibular adalah sendi yang memungkinkan rahang untuk membuka dan menutup.

Baca juga: 7 Gejala Gingivitis (Radang Gusi) yang Perlu Diwaspadai

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.