Kompas.com - 12/01/2022, 06:01 WIB

KOMPAS.com - Biang keringat adalah iritasi kulit yang biasanya berupa bintik kecil-kecil berisi air dan gampang pecah seperti butiran keringat.

Biang keringat umumnya muncul di sekitar kepala, leher, selangkangan, atau bagian lipatan tubuh.

Masalah kesehatan yang tidak berbahaya ini jamak dialami bayi. Tapi, ada juga anak-anak dan orang dewasa yang mengalami biang keringat.

Sebelum mengenali beberapa cara mengatasi biang keringat, ketahui dulu beberapa penyebabnya.

Baca juga: 13 Penyebab Keringat Berlebih, Bisa Stres sampai Penyakit

Penyebab biang keringat

Melansir DermNetNZ, biang keringat bisa terjadi karena banyak hal, seperti:

  • Saluran keringat yang belum terbentuk sempurna pada bayi
  • Lingkungan panas dan lembap
  • Olahraga atau aktivitas fisik ekstrem
  • Efek samping demam
  • Kulit tidak bisa bernapas dengan nyaman, misalkan karena penggunaan pakaian ketat atau baju yang tidak menyerap keringat
  • Terlalu lama tirah baring atau bed rest
  • Imbas perawatan penyakit hiperhidrosis
  • Efek samping kemoterapi atau radioterapi
  • Penyakit stevens-johnson atau penyakit genetik seperti sindrom morvan

Penyebab biang keringat biasanya tidak berbahaya. Namun, masalah kesehatan ini perlu penanganan medis apabila muncul infeksi sekunder, terjadi berkepanjangan, atau kerap kumat.

Baca juga: Sering Keluar Keringat Dingin Bisa Jadi Tanda Penyakit Apa?

Cara mengatasi biang keringat

Cara menghilangkan biang keringat utamanya dengan menghindari paparan panas berlebihan dan menjaga kulit agar tidak lembap.

Setelah kondisi kulit relatif dingin, ruam biang keringat biasanya juga bisa sembuh dengan sendirinya.

Di luar itu, ada beberapa cara mengatasi biang keringat agar cepat sembuh. Melansir Mayo Clinic, berikut beberapa di antaranya:

  • Saat cuaca panas, kenakan pakaian yang longgar, ringan, dan gampang menyerap keringat
  • Sebisa mungkin penderita berada di tempat dan ruangan berpendingin udara atau menggunakan kipas angin
  • Ketika mandi, gunakan air dingin dan sabun yang tidak bikin kulit kering. Setelah itu, biarkan kulit kering sendiri dan hindari mengeringkan kulit sekitar biang keringat dengan handuk
  • Kompres kulit sekitar biang kering dengan es batu yang dibungkus waslap atau handuk kecil
  • Oleskan obat biang keringat seperti kalamin untuk meredakan gatal, salep lanolin anhidrat untuk mencegah pori-pori kulit tersumbat, atau krim steroid
  • Jangan menggunakan krim atau salep yang mengandung minyak untuk kulit sekitar biang keringat karena bisa semakin menyumbat pori-pori dan bikin biang keringat semakin parah

Jika beragam cara mengatasi biang keringat di atas sudah dicoba tapi masalah kesehatan ini tak kunjung sembuh, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.

Terkadang, biang keringat juga mirip gejala penyakit infeksi jamur, herpes simpleks, atau folikulitis bakteri.

Apabila penyakit kulit ini tak kunjung sembuh, ada kemungkinan kondisi mirip biang keringat tersebut terkait infeksi di atas.

Baca juga: Penyebab Telapak Tangan dan Kaki Berkeringat Serta Cara Mengatasinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.