Kompas.com - 20/01/2022, 18:01 WIB

KOMPAS.com- Wanita yang sedang mengandung buah hatinya acapkali ketar-ketir ketika merasakan kram perut saat hamil.

Kondisi ini biasanya normal dan muncul ketika rahim tumbuh membesar. Namun, terkadang kram perut saat hamil juga bisa jadi tanda masalah kehamilan.

Berikut ciri-ciri kram perut saat hamil yang normal dan tanda bahaya yang perlu diwaspadai.

Baca juga: 6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Kram perut saat hamil yang normal

Penyebab kram perut saat hamil bisa dipengaruhi perubahan kondisi fisik dan rahim ibu hamil.

Dilansir dari Verywell Family, kram saat hamil muda atau di trimester awal kehamilan biasanya muncul ketika rahim tumbuh besar.

Kram ini biasanya terjadi di perut bagian bawah atau punggung bawah. Selain sakit, kram ini terkadang rasanya seperti perut ditarik, ditekan, atau nyeri haid biasanya.

Ketika menginjak trimester kedua, kram saat hamil muncul ketika otot rahim mengalami kontraksi.

Penyebab kram saat hamil ini bisa berasal ketika kandung kemih penuh, sembelit, perut begah, kembung, saat olahraga, atau setelah berhubungan seks.

Di trimester akhir kehamilan, sesekali ibu hamil merasakan kram perut saat hamil berupa nyeri di perut bagian bawah.

Baca juga: Kista saat Hamil, Apakah Berbahaya?

Kram perut saat hamil yang perlu diwaspadai

Penyebab kram perut saat hamil yang perlu diwaspadai bisa terkait keguguran, kehamilan etopik, preeklamsia, solusio plasenta, sampai infeksi saluran kencing.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.