Kompas.com - 04/07/2022, 22:00 WIB

Itu diresepkan dalam bentuk pil untuk pengobatan mual pada pasien yang menjalani kemoterapi kanker dan untuk merangsang nafsu makan pada pasien dengan wasting sindrom akibat AIDS.

Nabiximols (Sativex), semprotan mulut yang saat ini tersedia di Inggris, Kanada, dan beberapa negara Eropa untuk mengobati kelenturan dan nyeri neuropatik yang mungkin menyertai multiple sclerosis.

Obat itu menggabungkan THC dengan CBD.

FDA juga menyetujui obat cair berbasis CBD yang disebut Epidiolex untuk pengobatan dua bentuk epilepsi anak yang parah, sindrom Dravet dan sindrom Lennox-Gastaut.

Baca juga: Apa Itu Ganja Medis?

Manfaat

Mengutip Verywell Health, beberapa potensi manfaat ganja medis adalah dapat mengatasi gangguan kesehatan berikut:

  • Mual: ganja efektif meredakan mual dan muntah. Penelitian telah menunjukkan bahwa ganja dapat mengurangi mual yang disebabkan oleh kemoterapi dan hampir menghilangkan gejala muntah.
  • Ketegangan otot: ganja medis dapat meredakan ketegangan otot yang terkadang dikaitkan dengan multiple sclerosis dan kelumpuhan.
  • Hilang nafsu makan: ganja medis dapat membantu mengobati gejala kehilangan nafsu makan karena HIV dan jenis kanker tertentu.
  • Nyeri kronis: ganja medis dapat meredakan beberapa jenis nyeri kronis, termasuk nyeri neuropatik, yang disebabka noleh kerusakan saraf.

Semantara, beberapa argumen pendukung dari pengguna ganja medis mengatakan bahwa "obat" ini meliputi:

  • Lebih aman: ganja medis lebih aman dari pada beberapa obat lain yang diresepkan untuk mengobati rasa sakit. Misalnya, beberapa orang mungkin menggunakannya sebagai pengganti opioid untuk meredakan nyeri. Opioid memiliki sifat yang sangat adiktif dan biasnaya tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang dalam mengobati nyeri kronis.
  • Dapat digunakan dengan banyak cara: tidak hanya sebatas dibakar dan dihisap sebagai rokok atau inhaler, tetapi juga secara topikal (oles) dan edibles (obat telan).

Baca juga: Bagaimana Manfaat Ganja Medis untuk Cerebral Palsy?

Untuk anak-anak

Mengutip On Health, menurut beberapa penelitian, ganja medis dapat bermanfaat untuk mengobati gejala kejang pada anak-anak dengan epilepsi.

Salah satu jenis ganja medis, "Charlotte's Web" terbukti mampu meredakan gejala epilepsi pada anak tanpa membuat mereka mabuk karena kadar CBD yang tinggi dari pada THC.

Kecenderungan penggunaan ganja medis untuk mengatasi epilepsi pada anak-anak relatif baru.

Satu studi dari 74 anak usia 1-18 dengan epilepsi berat menemukan bahwa 89 persen melaporkan beberapa pengurangan kejang setelah pengobatan menggunakan minyak CBD.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.