Kompas.com - 28/07/2022, 08:50 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Jadi, efek garam dalam meningkatkan tekanan darah tidaklah permanen.

Jika tubuh kekurangan natrium

Hal yang berbeda justru terjadi saat tubuh kekurangan natrium atau hiponatremi. Kondisi hiponatremi akan mengakibatkan tekanan osmotik intravaskuler menurun. Terjadi perpindahan cairan dari pembuluh darah ke jaringan, biasa disebut edema (bengkak). Kondisi ini bukan lagi hipertensi esensial, tetapi berhubungan dengan proses penyakit lainnya.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Minum Obat Hipertensi, Pagi atau Malam?

Perpindahan cairan ke jaringan mengakibatkan penurunan tekanan hidrostatik intravaskuler. Hal ini akan mengakibatkan rangsangan pelepasan vasopresin. Pada kondisi ini pemberian natrium atau garam tidak akan meningkatkan tekanan darah. Karena pada tekanan osmotik rendah natrium akan mudah berpindah dari pembuluh darah. Tekanan osmotik yang rendah juga akan mengakibatkan perpindahan cairan ke dalam sel. Sel akan mengalami bengkak. Kondisi ini sangat berbahaya, khususnya pada sel saraf. Bengkak sel akan merusak saraf akibat pergesekan dengan tulang tengkorak.

Banyak penyebab hiponatremi. Namun bukan akibat pengenceran, seperti terlalu banyak minum. Kondisi hiponatremi terjadi akibat gangguan reabsorpsi di ginjal atau asupan natrium yang kurang. Salah satu penyebab tersering adalah pelepasan mediator peradangan. Mediator peradangan seperti prostaglandin mengakibatkan pelebaran kapiler hingga protein dapat melaluinya.

Dalam kondisi normal, protein tidak dapat melalui kapiler ginjal. Protein mengikat natrium dalam jumlah yang banyak. Untuk itu perlu meningkatkan tekanan osmotik dengan pemberian cairan koloidal. Diet tinggi protein diperlukan untuk meningkatkan tekanan osmotik, juga harus diberikan anti radang agar kapiler tidak terus melebar.

Secara alami hormon kortisol dilepaskan malam hari. Pada saat kondisi hipoglikemi. Hormon ini bersifat anti radang. Makanya penting untuk membatasi asupan karbohidrat.  Hal ini akan mempercepat vasokontriksi (penyempitan) kapiler. Asupan natrium berlebih juga berbahaya. Natrium akan banyak tertarik ke dalam sel akibat tekanan osmotik yang masih rendah.

Pada sel saraf, penumpukan ion natrium akan mengakibatkan potensial listriknya meningkat. Dapat terjadi kejang sebagai akibatnya.

Jadi sahabat, pada hipertensi hal-hal yang harus diperhatikan adalah:

  • Pembatasan asupan karbohidrat untuk hipertensi dengan atau tanpa edem
  • Pembatasan waktu makan dan diet tinggi protein pada hipertensi dengan edema (bengkak)
  • Pada hipertensi dengan edema tidak pantang garam, namun asupan garam tidak boleh berlebih karena dapat memicu kejang. Jadi bukan dengan membatasi asupan garam ya, meski tidak boleh juga berlebihan.

Pemberian obat berupa diuretik diperlukan untuk mempercepat mobilisasi cairan dari jaringan agar beban jantung berkurang. Pemberian diuretik harus disertai cairan koloidal dan anti inflamasi.

Salam, semoga menjadi inspirasi hidup sehat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.