Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/06/2024, 22:00 WIB
Shintaloka Pradita Sicca

Penulis

KOMPAS.com - Orang yang kecanduan seks memiliki beberapa ciri-ciri yang melibatkan perilaku kompulsif terhadap aktivitas seksual yang tidak terkendali.

Kecanduan seks dikenal juga sebagai hiperseksualitas, perilaku seksual kompulsif, atau perilaku seksual bermasalah.

Mengutip Very Well Mind, kecanduan seks adalah obsesi yang sangat kuat terhadap seks, tindakan seksual, dan fantasi seksual.

Baca juga: Apakah Bahaya Kecanduan Seks? Berikut 11 Daftarnya…

Kecanduan ini terjadi ketika Anda kesulitan mengendalikan keinginan untuk melakukan tindakan seksual.

Obsesi seksual ini biasanya sangat parah, sehingga dapat mengganggu fungsi sehari-hari.

Orang dengan gangguan hiperseksual mungkin menunjukkan sejumlah perilaku seksual bermasalah, seperti mengonsumsi konten pornografi secara berlebihan, masturbasi berlebihan, atau melakukan aktivitas seksual dengan banyak pasangan.

Baca terus artikel ini selengkapnya yang akan mengulas tentang tanda-tanda kecanduan seks.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Kecanduan Seks? Berikut 4 Daftarnya…

Ciri-ciri kecanduan seks

Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut ciri-ciri yang biasa terlihat pada orang hiperseksual atau pecandu seksual:

  • Anda terobsesi dengan seks, yang mana Anda menghabiskan banyak waktu berfantasi tentang dorongan seksual dan terlibat dalam perilaku seksual.
  • Anda sering melakukan masturbasi (sekali hingga beberapa kali sehari)
  • Anda sering melihat pornografi, di mana sumbernya bisa video, majalah dewasa, internet (website, webcam). Anda sering melakukan masturbasi sambil melihat pornografi.
  • Anda menghabiskan banyak waktu untuk merencanakan aktivitas seksual. Anda menghabiskan banyak waktu memikirkan di mana dan bagaimana Anda akan mendapatkan sensasi seksual berikutnya.
  • Anda sering menggunakan layanan seksual. Ini merupakan tingkat lanjut dari perilaku kecanduan seksual karena aktivitas Anda kini melibatkan interaksi manusia. Perilaku ini dapat mencakup telepon seks, koneksi yang dilakukan melalui ruang obrolan internet, membayar untuk melakukan hubungan seksual, mengunjungi strip clubs berganti-ganti pasangan, atau sering melakukan one night stand.
  • Perilaku Anda meningkat menjadi aktivitas seksual yang sembrono. Anda menyalahgunakan zat atau bertindak kasar selama aktivitas seksual yang disebut juga sebagai aktivitas seksual berbahaya.
  • Anda terlibat dalam perilaku seksual yang bertentangan dengan nilai-nilai pribadi, keyakinan agama, atau apa yang dianggap pantas oleh masyarakat.
  • Anda sering terlibat dalam paraphilia. Ini adalah perilaku seksual yang menyebabkan tekanan psikologis, cedera, atau kematian orang lain. Contohnya, eksibisionisme (memperlihatkan alat kelamin kepada orang asing), voyeurisme (menonton orang lain melepas pakaian atau melakukan aktivitas seksual), sadomasokisme (kenikmatan seksual dengan menyakiti atau mempermalukan orang lain) dan pedofilia (perasaan seksual terhadap anak-anak).
  • Anda tidak dapat menghentikan perilaku seksual Anda, meskipun ada konsekuensi negatif terhadap keuangan, hubungan, kesehatan, atau emosi Anda.

Demikianlah sejumlah ciri-ciri kecanduan seks yang umum muncul. Namun, dikutip dari Very Well Mind, hiperseksualitas bisa terlihat berbeda pada setiap individu yang mengidap kondisi tersebut.

Satu orang mungkin kesulitan mengendalikan fantasi seksualnya, sementara orang lain mungkin kesulitan mengendalikan keinginan untuk melakukan tindakan seksual tertentu seperti masturbasi.

Baca juga: 5 Tanda Kecanduan Seks yang Harus Segera Diobati

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com