Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Risiko Penyakit yang Mengintai Anak Obesitas

Kompas.com - 15/12/2016, 17:17 WIB
Dian Maharani

Penulis

Sumber The Mirror

KOMPAS.com - Anak yang gemuk memang terlihat lucu dan menggemaskan. Tetapi, orangtua sebaiknya segera mengambil tindakan apabila anak sudah kegemukan atau kelebihan berat badan.

Ada berbagai risiko penyakit yang mengintai anak obesitas, seperti penyakit jantung, kanker, stroke, dan diabetes tipe 2.

Dalam penelitian terbaru di Denmark, anak-anak yang memiliki indeks massa tubuh tinggi mengalami peningkatan risiko kanker usus besar. Semakin tinggi indeks massa tubuh, semakin tinggi pula risikonya.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

Pada penelitian kedua, anak-anak yang indeks massa tubuhnya tinggi itu juga berisiko terserang stroke pada usia dewasa muda. Masalah kelebihan berat badan pada anak harus diatasi sedini mungkin dengan membiasakan konsumsi makanan sehat bergizi seimbang. Selain itu, tentu saja dengan olahraga teratur. Anak-anak harus banyak melakukan aktivitas fisik.

Mengapa perlu segera diatasi? Sebab, masalah penyakit terkait obesitas pada anak dapat muncul jauh sebelum usia dewasa. Tak heran jika anak obesitas bisa terkena diabetes tipe 2 pada usia remaja.

Mereka juga bisa mengalami nyeri lutut, kesulitan berjalan, asma, hingga sleep apnea. Tak hanya masalah pada tubuh, tetapi juga psikologis.

Baca juga: Cara Terdaftar Jadi Penerima Dana PIP, Siswa SD-SMA Ikuti Langkah Ini

Anak obesitas kerap kurang percaya diri hingga, depresi, hingga kualitas hidupnya menurun. Obesitas pada anak biasanya akan terus berlangsung sampai dewasa. Risiko terkena penyakit pun bisa memburuk.

Berdasarkan data the American Academy of Child and ­Adolescent Psychiatry, kasus obesitas pada anak paling banyak ditemui pada usia 5-6 tahun dan masa remaja.

Penelitian pun menunjukkan, anak yang gemuk antara usia 10-14 tahun berpeluang 80 persen menjadi orang dewasa yang juga kegemukan. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Penurunan Arus Mudik Lebaran 2025: Analisis Data dan Penyebabnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau