Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/12/2016, 10:18 WIB
Dian Maharani

Penulis

KOMPAS.com - Pemeran Princess Leia di film Star Wars, Carrie Fisher (60), dinyatakan meninggal dunia, Selasa (27/12/2016). Ia disebutkan mengalami serangan jantung dalam penerbangan dari London ke Los Angeles, Jumat (23/12/2016).

Namun, seperti dilaporkan TMZ, Fisher meninggal dunia karena cardiac arrest atau jantung berhenti berdetak. Jantung berhenti bisa terjadi setelah serangan jantung atau selama pemulihan serangan jantung.

Penyakit jantung yang dialami Fisher itu terjadi sekitar 15 menit sebelum pesawat mendarat. Fisher pun langsung diberikan CPR (cardiopulmonary resuscitation) atau RJP (resusitasi jantung paru) di pesawat.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

CPR adalah teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk seseorang yang detak jantung atau pernapasannya berhenti.

Meski sempat bertahan beberapa hari, nyawa Fisher tak tertolong. Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh seseorang ketika jantungnya berhenti berdetak?

Ahli bedah jantung dari Lenox Hill Hospital di New York City, Dr S. Jacob Scheinerman mengungkapkan, saat jantung berhenti berdetak, darah tidak mengalir ke seluruh organ tubuh, termasuk jantung dan otak. Jantung berhenti berdetak disebabkan oleh terganggunya sistem listrik jantung.

Baca juga: Cara Terdaftar Jadi Penerima Dana PIP, Siswa SD-SMA Ikuti Langkah Ini

Ketika seseorang tidak mendapatkan aliran darah yang cukup di otaknya, ia bisa kehilangan kesadaran. Setelah kehilangan kesadaran, orang tersebut kemungkinan akan mengalami henti napas juga.

CPR pun harus dilakukan sebagai pertolongan pertama untuk mendapatkan kembali aliran darah ke jantung dan otak. Jika dalam waktu 5-10 menit detak jantung berhenti dan tanpa CPR, dalam hitungan menit kerusakan otak sudah bisa terjadi.

Namun, menurut dokter Scheinerman, meskipun jantung kembali bertedak, kurangnya aliran darah tetap bisa menyebabkan kerusakan serius pada organ-organ vital, seperti otak dan ginjal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau