Sabtu, 25 Oktober 2014 14:45
Caring by Sharing | Kompas.com

Telinga Berdengung, Jangan Sepelekan!

Sabtu, 1 Maret 2008 | 17:02 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

JAKARTA, SABTU - Saat berada pada suasana yang bising, kerap kita merasakan dengungan pada telinga kita. Mungkin hal itu dirasa sepele karena selang beberapa detik sesudahnya, telinga kita akan normal kembali (recovery). Itu sangat alami.

Namun, kita harus hindari jangan sampai sering mengalaminya. Keseringan munculnya dengungan karena kebisingan tersebut bisa mengakibatkan gangguan pada organ pendengaran kita. Peringatan itu disampaikan Ratna D Restutu, Sekretaris Komisi Nasional Pencegahan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT).

"Kalau kita mendengar ada dengungan di telinga, itu berarti ada sinyal soal gangguan yang bisa terjadi pada alat pendengaran kita. Memang ada recovery. Tapi kalau terjadi terus menerus, telinga tidak akan bisa recovery lagi," kata Ratna di sela-sela acara Simposium Telinga Sehat Menjamin Pendengaran Optimal dan SDM Berkualitas di Hotel Aston Atrium Senen, Jakarta, Sabtu (1/3).

Ratna menjelaskan secara anatomi telinga manusia memiliki tiga bagian penting yakni telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Masing-masing memiliki fungsi tersendiri dalam mengotimalkan pendengaran kita."Telinga luar dan tengah masing-masing punya fungsi dengan memberikan energi mekanik (suara) yang diteruskan ke telinga dalam dan diubah menjadi energi listrik. Energi ini akan diteruskan ke otak ke pusat pendengaran. Dengan itu membuat kita mengerti yang orang katakan," jelas Ratna.

Gangguan fungsi pada salah satu bagian telinga, jelas Ratna, akan menyebabkan pendengaran berkurang. Telinga punya peranan penting dalam hidup manusia. Organ ini tidak sekadar diperlukan dalam proses komunikasi. Dua peranan lain yang tak kalah pentingnya yakni untuk proteksi dan kenikmatan. "Bayangkan kalau ada klakson mobil atau motor dan kita tidak mendengar. Kan bisa bahaya. Atau kita ingin mendengar lagu-lagu yang kita senangi, tapi tak nggak bisa," kata Ratna, yang juga menjabat Staf Departemen Telinga Hidung Tenggorok (THT) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Jadi, sudah sepantasnya kualitas pendengaran kita pertahankan guna keberlangsungan hidup sehingga berjalan baik dan berkualitas. Salah satunya yakni dengan menghindari telinga kita dari bunyi-bunyian yang bising. Hari Telinga yang jatuh pada 3 Maret nanti, sekiranya menyadarkan kita, sebagaimana organ tubuh lainnya, telinga punya peranan vital bagi hidup kita. Perhatikan dan rawatlah telinga Anda.



IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui