Minggu, 31 Agustus 2014 03:15

LIFESTYLE / FOOD - ARTIKEL

7 Makanan Super untuk Kesehatan Wanita

Penulis : Bramirus Mikail | Sabtu, 3 September 2011 | 12:58 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
shutterstock

KOMPAS.com - Beberapa jenis makanan tertentu diketahui memiliki kemampuan dalam menangkal penyakit. Para ahli gizi menyebutnya sebagai makanan super. Berikut ini adalah 7 (tujuh) makanan terbaik yang harus masuk dalam program diet Anda, khususnya bagi para wanita untuk mencegah risiko timbulnya penyakit seperti osteoporosis, jantung, kanker leher rahim, dan kanker payudara.   

1. Tomat

Seperti diketahui, buah merah ini kaya akan kandungan likopen yang memainkan peran penting dalam menangkal kanker payudara dan leher rahim. Bahkan sebuah studi menunjukkan konsumsi tomat dapat menyehatkan jantung. Setelah mengamati hampir 40.000 wanita, para peneliti asal Boston menyimpulkan, likopen juga melindungi jantung. Untuk meningkatkan kadar antioksidan dan likopen, disarankan untuk mengonsumsi tomat setelah dimasak.

2. Biji bunga flax

Biji flax (sejenis rami, seperti wijen, Linum usitatissimum) merupakan makanan yang kaya manfaat. Pada dasarnya flax terbagi dua varietas, yakni flax coklat dan kuning keemasan. Flax biasanya diolah untuk industri linen dan minyak biji rami.

Para ahli dari Mayo Clinic menemukan, 40 gram biji rami dapat mengurangi gejala serangan panas yang kerap dialami wanita menopause. Beberapa laporan menunjukkan rami dapat menurunkan kolesterol "jahat" atau LDL dan trigliserida. Dalam studi di Cina diketahui manfaat tersebut lebih jelas pada wanita. Sementara itu pada flax cokelat atau emas, memainkan peran dalam memerangi kanker payudara.

Peringatan: Wanita hamil dan ibu menyusui tidak disarankan mengonsumsi biji rami.

3. Kubis

Banyak manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari sayur yang satu ini, khususnya bagi perempuan. Kubis mengandung antioksidan seperti lutein dan zeazanthin yang berfungsi dalam melindungi mata. Selain itu, kubis juga mengadung vitamin K yang baik dalam pembangun tulang. Para peneliti menemukan bahwa wanita yang makan diet kaya vitamin K, mempunyai risiko lebih rendah mengalami patah tulang pinggul.

4. Ikan salmon

Salmon termasuk dalam smber omega-3 yang paling baik. Pada ibu hamil, studi menunjukkan bahwa minyak ikan (omega-3) turut membantu dalam mengatasi  kesedihan pasca persalinan. Manfaat lainnya adalah meningkatkan fungsi sambungan saraf dalam otak janin.

5. Jus cranberry

Cranberry adalah obat alami yang dipercaya mampu mengobati infeksi saluran kemih ISK pada perempuan dan telah banyak direkomendasikan oleh para ahli. Buah ini mengandung antioksidan yang berfungsi  mencegah bakteri menempel pada dinding kandung kemih, yang merupakan tempat berkembang biak bakteri dan menyebabkan infeksi. Temuan tersebut berdasarkan hasil studi terbaru yang menguji konsentrasi ekstrak cranberry.

Dosis yang tepat: Bervariasi. Tapi sebaiknya minum jus cranberry yang 100 persen tawar (60 kalori per cangkir) untuk menghindari kelebihan gula.

6. Yogurt Yunani

Sebagian besar diantara kita mungkin belum banyak yang mengenal soal Yogurt Yunani. Yogurt ini memang berbeda dengan yogurt pada umumnya. Yogurt Yunani menawarkan dua kali lipat protein lebih baik (dibandingkan jenis yogurt lainnya) dengan sedikit gula.

Rendahnya tingkat karbohidrat turut membantu kita menjaga gula darah tetap stabil. Selain itu, studi menunjukkan bahwa makanan dengan tingkat protein yang tinggi (30 persen kalori) membantu wanita dalam menurunkan berat badan dan memelihara otot.

7. Kacang kenari

Studi terbaru menunjukkan, hanya mengonsumsi dua ons kenari per hari membantu memperlambat perkembangan kanker payudara dan memperlambat pertumbuhan tumor (hasil uji coba pada tikus). Kenari mengandung antioksidan yang disebut pitosterol, dimana memiliki peran penting dalam melawan kanker. Bahkan lemak nabati omega 3 pada kenari ampuh mencegah pergantian tulang yang berlebihan yang membuat tulang kuat dan sehat.


Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui