Jumat, 25 Juli 2014 20:40

PSIKOLOGI - ARTIKEL

5 Manfaat Bermain untuk Anak

Penulis : Lusia Kus Anna | Selasa, 13 September 2011 | 15:34 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
SHUTTERSTOCK
Permainan membangun blok-blok dalam berbagai bentuk membuat anak belajar mengenal bentuk dan menciptakan bentuk-bentuk baru.

KOMPAS.com - Jangan remehkan aktivitas bermain anak. Tampaknya memang kegiatan itu hanya pengisi waktu luang, tetapi ketika si kecil bermain rumah-rumahan atau menyusun balok-balok, mereka sedang membangun keterampilan hidup yang krusial. Manfaat lainnya adalah menyiapkan otak mereka untuk tantangan yang kelak akan dihadapinya.

Sayangnya, para pakar perkembangan anak mengatakan, saat ini waktu bermain anak-anak semakin berkurang. Oleh karena itu, kami sajikan 5 bukti ilmiah dari manfaat bermain untuk buah hati Anda. Semoga setelahnya Anda bersemangat untuk meluangkan waktu bermain bersama mereka. 1. Berperilaku lebih baik

Menurut studi tahun 2009 yang dimuat dalam jurnal Pediatrics, anak-anak berperilaku lebih baik di kelas ketika mereka punya waktu lebih banyak untuk bermain di taman. Para ilmuwan mengukur penilaian para guru terhadap perilaku murid berusia 8-9 tahun di sekolah. Perilaku yang dibandingkan adalah antara anak yang diberi waktu istirahat dan tidak.

Anak-anak yang memiliki waktu istirahat 15 menit di sela pelajaran memiliki perilaku yang lebih baik selama di kelas. Sayangnya lebih dari 10.000 anak dalam penelitian ini hanya memiliki waktu jeda kurang dari 15 menit setiap harinya.

2. Bekerja dalam tim

Bermain juga mengajarkan anak berempati. Dengan bermain dalam kelompok anak akan belajar memperhatikan perasaan orang lain. Aktivitas bermain juga membuat anak belajar mengatur emosinya, keterampilan yang sangat membantunya menghadapi masalah di masa depan.

3. Banyak bergerak

Asosiasi Penyakit Jantung Amerika merekomendasikan anak-anak berusia di atas dua tahun harus melakukan aktivitas fisik yang disukainya sedikitnya sejam setiap hari. Bukti ilmiah juga menunjukkan anak yang aktif akan tumbuh menjadi orang dewasa yang aktif dan lebih menyukai olahraga.

4. Meningkatkan kemampuan belajar

Sebuah riset tahun 2009 yang dipublikasikan dalam Journal of School Health menemukan makin baik hasil tes aktivitas fisik anak, makin bagus pula kemampuan tes akademik mereka. Walau terkesan main-main namun dari berbagai permainan yang dilakukannya sebenarnya anak bisa belajar banyak hal, seperti matematika dan kemampuan berbahasa.

5. Membuat gembira

Bermain merupakan dunia anak. Kegembiraan dari aktivitas permainan telah diteliti oleh kelompok peneliti di sekolah lingkungan miskin yang anak-anaknya banyak yang putus sekolah. Mereka mengajarkan anak-anak aneka permainan di taman bermain. Hasilnya diketahui anak-anak merasa lebih aman dan merdeka setelah bermain. Seperti halnya orang dewasa yang butuh waktu jeda untuk melepaskan tekanan, anak-anak juga.


Sumber :
LiveScience
Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui