Rabu, 16 April 2014 19:55
LAKTASI
HOME

Agar Sukses Memompa ASI, Ikuti 7 Cara Ini

Bramirus Mikail | Asep Candra | Rabu, 21 Desember 2011 | 13:28 WIB
|
Share:
Shutter Stock
Ilustrasi pompa asi.

KOMPAS.com - Memompa ASI umumnya sering dilakukan oleh ibu-ibu menyusui yang sibuk dengan pekerjaan di luar rumah. Permasalahannya, tidak semua ibu mengetahui bagaimana cara memompa ASI yang benar, sehingga hasil yang diperoleh kurang maksimal.

Oleh karena itu, Anda dapat mempertimbangkan 7 (tujuh) saran dan tip sederhana dari para ahli di Mayo Clinic berikut ini agar sukses dalam memerah ASI :

1. Rileks

Stres dapat menghambat kemampuan tubuh Anda untuk melepaskan cairan ASI. Cari tempat yang tenang untuk memompa. Anda juga dapat menggunakan kompres hangat untuk memperlancar keluarnya cairan ASI. Sambil memompa, Anda juga dapat membayangkan wajah bayi Anda dan mendengarkan musik favorit untuk membuat suasana semakin rileks.

2. Sering memompa

Semakin sering Anda memompa, maka akan lebih banyak ASI yang  didapatkan - terutama jika Anda menggunakan pompa berkualitas tinggi. Jika Anda bekerja full time, cobalah untuk memompa ASI selama 15 menit setiap beberapa jam selama hari kerja. Jika memungkinkan, pompa kedua payudara secara bersamaan. Cara ini akan menghemat waktu Anda dan bahkan dapat meningkatkan produksi prolaktin, hormon yang bertanggung jawab untuk produksi susu.

3. Memompa setelah menyusui bayi

Semakin sering Anda menyusui bayi, maka semakin besar pasokan ASI yang dapat Anda pompa. Cobalah lebih sering memberi ASI pada malam hari, dini hari atau menyusui di akhir pekan. Memompa setelah menyusui dapat membantu meningkatkan pasokan susu.

4. Hindari atau batasi susu formula

Pemberian susu formula akan mengurangi keinginan bayi untuk minum ASI, yang pada akhirnya dapat menurunkan produksi ASI Anda. Untuk menjaga pasokan ASI tetap terjaga, segera pompa ASI ketika Anda selesai memberikan susu formula. Ingat, semakin sering Anda menyusui bayi atau memompa lebih banyak susu yang akan di hasilkan.

5. Minum banyak cairan

Air, jus dan susu dapat membantu Anda tetap terhidrasi, yang mempromosikan produksi susu. Batasi soda, kopi dan minuman berkafein lainnya. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan iritasi atau mengganggu tidur bayi Anda. Jika Anda memilih tetap memiliki minum alkohol sesekali waktu, hindari untuk memberikan ASI selama dua jam sesudahnya.

6. Jangan merokok

Merokok tidak hanya mengurangi pasokan ASI, tetapi paparan nikotin yang mengkontaminasi ASI juga dapat mengubah rasa susu dan mengganggu tidur bayi Anda. Hindari merokok karena akan memperburuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

7. Jaga kesehatan

Kalau ibu dalam kondisi sehat, maka bayi pun akan sehat. Jaga selalu kondisi kesehatan Anda dengan mengasup banyak nutrisi berkualitas seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Sertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian Anda. Pertimbangkan pula alat kontrol kehamilan. Pasalnya, pil KB yang mengandung estrogen dapat mengganggu produksi ASI.

Menyusui adalah komitmen. Upaya Anda untuk menjaga pasokan ASI tetap terjaga adalah suatu tindakan yang mulia. Jika Anda mengalami kesulitan mempertahankan pasokan ASI atau khawatir bahwa tidak memiliki produksi ASI yang cukup, tanyakan pada dokter atau konsultan laktasi untuk mendapatkan saran lebih baik.

Sumber :

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui