Rabu, 2 September 2015

Health

Bendera Sydney Harbour Bridge Setengah Tiang

Jumat, 12 Oktober 2012 | 06:31 WIB

SYDNEY, KOMPAS.com -- Australia berkabung bertepatan dengan 10 tahun peringatan peristiwa bom Bali. Bendera Australia di atas Sydney Harbour Bridge akan dikibarkan setengah tiang pada Jumat (12/10/2012) guna menghormati 202 korban dalam peristiwa tersebut, yang 88 orang di antaranya adalah warga Australia.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, seluruh gedung pemerintah di Australia akan mengibarkan bendera setengah tiang. Organisasi lain dianjurkan untuk melakukan hal yang sama.

Hari Kamis (11/10/2012) menjelang keberangkatan ke Bali guna menghadiri upacara peringatan, Perdana Menteri Julia Gillard mengajak seluruh warga Australia untuk mengenang para korban. "Kita akan mengenang mereka yang meninggal, memeluk mereka yang selamat dan memberi penghiburan bagi mereka yang berduka," kata PM Gillard.

"Kita sudah berusaha menghapus peristiwa tersebut dari sejarah, namun kita tidak bisa," tambahnya.

Selain di Bali, upacara peringatan juga dilakukan di berbagai daerah di Australia, termasuk di Canberra, kawasan Coogee di Sydney, Gold Coast, Adelaide, Melbourne, dan Perth.

Sementara itu, Menteri Negara Bagian New South Wales Barry O'Farrell mengatakan bahwa mereka akan memberi bantuan 150 dollar (hampir Rp 1.5 miliar) guna membantu membangun Taman Perdamaian Bali di lokasi Sari Club, lokasi ledakan bom. Upaya untuk membangun Taman tersebut terhambat karena pemilik Sari Club mematok harga beberapa juta dollar untuk tanah yang diperkirakan harga normalnya 1 juta dollar.

Dari 88 korban meninggal asal Australia, 43 orang di antaranya berasal dari New South Wales.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: L Sastra Wijaya
Editor : Nasru Alam Aziz