Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/04/2021, 20:02 WIB
Mahardini Nur Afifah

Penulis

KOMPAS.com - Aritmia adalah penyakit jantung yang membuat kondisi detak jantung tidak teratur, terlalu cepat, atau lambat.

Dilansir dari Cleveland Clinic, detak jantung setiap orang akan naik dan turun sepanjang hari.

Naik turunnya detak jantung dipengaruhi aktivitas, kondisi fisik, dan mental seseorang.

Baca juga: 7 Tanda Penyakit Jantung Aritmia yang Perlu Diwaspadai

Detak jantung cenderung lebih lambat saat orang sedang beristirahat. Sebaliknya, detak jantung jadi lebih cepat saat olahraga atau stres.

Kendati naik dan turun, detak jantung masih dianggap normal apabila saat istirahat degupnya berkisar antara 60 sampai 100 denyut per menit.

Sebelum mengulas penyebab penyakit jantung aritmia, simak lebih dulu beberapa tandanya yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Hati-hati, Ini 11 Tanda Penyakit Jantung yang Kerap Diabaikan

Tanda penyakit jantung aritmia

Di sejumlah kasus, aritmia jamak tidak menimbulkan gejala apa pun. Namun, terkadang muncul tanda penyakit jantung aritmia, seperti:

  • Detak jantung tidak teratur, berdebar kencang, atau terlalu lambat
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Rasa tidak nyaman di dada
  • Badan lemah dan lemas

Dokter dapat mengetahui tanda penyakit jantung aritmia di atas lewat pemeriksaan fisik atau merekomendasikan diagnostik.

Baca juga: Detak Jantung Normal Manusia dan Cara Menghitungnya

Penyebab penyakit jantung aritmia

Melansir Mayo Clinic, ada banyak penyebab penyakit jantung aritmia, antara lain:

  1. Serangan jantung
  2. Gangguan struktur jantung, seperti kardiomiopati
  3. Penyumbatan arteri di jantung atau penyakit jantung koroner
  4. Tekanan darah tinggi
  5. Kelenjar tiroid terlalu aktif atau hipertiroid
  6. Kelenjar tiroid kurang aktif atau hipotiroid
  7. Diabetes
  8. Gangguan tidur apnea
  9. Penyakit infeksi, termasuk Covid-19
  10. Kebiasaan merokok
  11. Minum terlalu banyak alkohol atau kafein
  12. Penyalahgunaan narkoba
  13. Stres atau gangguan kecemasan
  14. Efek samping minum obat atau suplemen dengan dosis sembarangan
  15. Penyakit jantung bawaan

Baca juga: 11 Penyebab Kenapa Detak Jantung Cepat

Sebagian besar penyebab penyakit jantung aritmia di atas sebenarnya bisa dikendalikan dengan menjalani gaya hidup sehat.

Yakni menjaga pola makan bergizi lengkap dan seimbang, rajin olahraga, menjaga berat badan ideal, setip merokok, membatasi kafein dan alkohol, mengontrol stres, dan tidak sembarangan minum obat dan suplemen.

Baca juga: Kenali Jantung Berdebar Gejala Penyakit Jantung Takikardia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau